Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Reguler bertajuk “Literasi Digital Berbasis Bahasa Inggris untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Hunian Mahasiswa.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 17 Juni 2026 di Dusun Potronanggan RT 05, Kragilan, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, dan diikuti oleh lebih dari 20 warga setempat yang mayoritas merupakan pengelola usaha hunian atau rumah kos.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kemampuan memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi sekaligus meningkatnya peluang penyediaan hunian bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemampuan menyajikan informasi hunian secara menarik dan komunikatif dalam Bahasa Inggris menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing usaha masyarakat.

Melalui kegiatan ini, tim dosen dan mahasiswa ITNY memberikan pendampingan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan literasi digital untuk memperkuat promosi usaha hunian. Materi yang diberikan meliputi strategi membangun profil usaha hunian yang menarik, teknik penulisan deskripsi kamar menggunakan Bahasa Inggris, simulasi komunikasi dasar dengan calon penghuni asing, hingga praktik pembuatan konten digital berupa foto, video promosi, dan optimalisasi lokasi usaha melalui Google Maps.

Ketua tim pelaksana, Elis Betin Aryani, S.Pd., M.Pd., dosen Bahasa Inggris ITNY, menjelaskan bahwa penguasaan literasi digital dan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris merupakan bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha hunian mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan promosi yang lebih menarik dan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, peluang menjangkau calon penghuni, termasuk mahasiswa asing, akan semakin terbuka,” jelasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa ITNY sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Mahasiswa berperan sebagai fasilitator, tutor Bahasa Inggris, sekaligus tim kreatif yang mendampingi peserta dalam menyusun materi promosi digital. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman belajar di tengah masyarakat, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta penyelesaian masalah secara nyata.

Selama pelatihan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif berdiskusi, mencoba menyusun deskripsi hunian dalam Bahasa Inggris, serta mempraktikkan penggunaan berbagai platform digital untuk mendukung promosi usaha. Warga mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan usaha yang selama ini masih dipromosikan secara konvensional.

Peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih mendalam, seperti pemasaran digital (digital marketing), pengelolaan media sosial, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mendukung promosi usaha.

Melalui kegiatan pengabdian ini, ITNY kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat di era transformasi digital.