Manajemen Lahan Diperlukan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

28-10-19 Admin 0 comment

Sumber daya lahan merupakan sumber daya yang bersifat terbatas di perkotaan. Padahal kebutuhan lahan akan terus meningkat seiring semakin tingginya angka populasi penduduk di kawasan perkotaan. Berkurangnya supply lahan di kawasan perkotaan ini dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti munculnya permukiman informal serta persoalan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini membuat manajemen sumber daya lahan menjadi hal yang penting untuk mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Pentingnya manajemen sumber daya lahan ini menjadi inti paparan yang disampaikan oleh Dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta, A.Yunastiawan Eka Pramana, S.T., M.Sc. saat memberikan kuliah umum dengan tema “Land Economics and Real Estate” di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Bali pada hari Kamis (17/10-2019) yang lalu. Kegiatan kuliah umum ini merupakan implementasi dari perjanjian kerjasama antara ITNY dan UNHI, di samping kegiatan joint studio dan joint research.

Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik UNHI, I Komang Gede Santhyasa, S.T., M.T., Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota UNHI, Ni G.A. Diah Ambarwati Kardinal, S.T., M.T., perwakilan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Provinsi Bali, serta mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota UNHI. Dalam sambutannya, Ketua Prodi PWK UNHI mengungkapkan pentingnya kegiatan kuliah umum ini bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan terkait topik ekonomi lahan dan real estate. Ke depannya, Prodi PWK UNHI juga akan melakukan kunjungan balasan berupa kuliah tamu ke Prodi PWK ITNY.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Prodi PWK ITNY, Novi Maulida Ni’mah, ST, M.Sc. mengungkapkan pelaksanaan kegiatan kuliah tamu di UNHI ini merupakan salah satu program kerja yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. PWK ITNY sendiri tergabung dalam organisasi Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) yang membuka peluang bagi kerjasama di bidang keilmuan antar Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota di seluruh Indonesia.

“Ke depan kami juga akan menghadirkan kuliah tamu dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam ASPI untuk menambah wawasan mahasiswa Prodi PWK ITNY,”pungkas Novi.