Sleman, 14 Juni 2026 – Upaya pengembangan konsep Smart Village di Desa Sendangsari, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, terus diperkuat melalui peningkatan literasi digital masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Pendampingan Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Kreativitas” yang diselenggarakan di Balai Desa Sendangsari pada Minggu (14/6/2026).

Kegiatan ini merupakan  bagian dari program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat  yang didanai oleh Kemendiktisaintek.  Sekaligus juga sebagai wujud nyata kampus berdampak, berupa komitmen dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) dalam mendukung transformasi digital desa menuju implementasi Smart Village. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari Ridayati, S.Si., M.Sc., Iwan Aminto Ardi, S.T., M.Sc., dan Solikhah Retno Hidayati, S.T., M.T.

Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari program studi Teknik Sipil dan Perencanaan Wilayah dan Kota. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pendampingan praktik penggunaan teknologi kepada peserta.

Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 12 padukuhan di Desa Sendangsari. Masing-masing padukuhan mengirimkan lima peserta sehingga pelatihan diikuti oleh puluhan peserta yang antusias untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi digital masyarakat sebagai salah satu prasyarat penting dalam pengembangan desa berbasis Smart Village. Kesenjangan literasi digital, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia, masih menjadi tantangan dalam penerapan layanan desa berbasis teknologi serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang semakin terdigitalisasi.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan materi melalui sesi ceramah, tetapi juga praktik langsung menggunakan aplikasi Gemini. Peserta diajak memahami cara memanfaatkan teknologi AI untuk mencari informasi, membuat konten kreatif, menyusun ide kegiatan, hingga menghasilkan gambar digital melalui perintah sederhana (prompt).

Untuk menambah semangat belajar dan berkreasi, panitia juga mengadakan lomba menggambar menggunakan Gemini. Sebanyak 40 karya berhasil dikumpulkan dari para peserta dan dinilai dengan memanfaatkan teknologi AI dalam.penilaian tersebut. Dari seluruh karya yang masuk, dipilih enam karya terbaik yang berhak memperoleh hadiah yang menarik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang baru pertama kali mengenal teknologi AI mengaku terkesan karena mampu menghasilkan gambar dan ide kreatif hanya melalui instruksi sederhana yang diberikan kepada Gemini.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sendangsari, Nani Yuningsih, Amk.cphct mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh tim pengabdian ITNY tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan teknologi digital. Antusiasme peserta sangat tinggi, dan kami berharap ke depan dapat kembali diselenggarakan pelatihan dengan tema-tema lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sendangsari diharapkan semakin siap menghadapi era transformasi digital dan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif. Pendampingan semacam ini juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Desa Sendangsari sebagai Smart Village yang tidak hanya didukung oleh infrastruktur digital, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan melek teknologi.

Kegiatan pengabdian ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata ITNY dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis teknologi, melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.