Yogyakarta, 25 Februari 2026 — Puncak acara  dies natalis Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) yang ke 53 digelar di Auditorium Pietoyo Sukarbowo, Kampus ITNY Babarsari pada 25 Februaei 2026. Tema dies kali ini adalah “Langkah Nyata Menjadi Unggul dan Berdampak.” Perayaan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi perjalanan panjang institusi sejak era ATNAS, STTNAS, hingga ITNY, sekaligus penegasan komitmen menuju keunggulan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor ITNY menegaskan bahwa angka 53 bukan sekadar hitungan usia, melainkan simbol ketangguhan, transformasi, dan dedikasi sejak era ATNAS, STTNAS, hingga ITNY.
“Tema Langkah Nyata Menjadi Unggul dan Berdampak bukan sekadar slogan. Ini adalah pernyataan misi untuk bergerak dari perencanaan menuju eksekusi nyata agar ITNY semakin unggul dan memberi dampak,” tegasnya.
Sebagai wujud konkret tema, ITNY menargetkan tiga program studi meraih predikat Unggul dalam satu tahun ke depan, sejalan dengan komitmen peningkatan mutu akademik, riset, dan pengabdian.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada mitra strategis yang hadir, yakni Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI atas dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan ITNY.
Momentum Dies Natalis turut diwarnai peluncuran Program Beasiswa Kelatnas oleh Ketua Kelatnas, Ir. Yunus. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa ITNY berprestasi (akademik/non-akademik) maupun yang membutuhkan dukungan finansial, dengan prinsip transparansi dan kolaborasi berkelanjutan.
“Alumni memiliki tanggung jawab moral untuk kembali hadir dan memastikan adik-adik mahasiswa ITNY dapat menyelesaikan studi dengan baik serta meraih masa depan gemilang,” ujar Ir. Yunus.
Dies Natalis ke-53 menjadi simbol semangat lintas generasi untuk membawa ITNY semakin inovatif, kompetitif, dan berdampak bagi bangsa.
Momentum akademik diperkuat melalui orasi ilmiah oleh Ir. Subardi, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. bertajuk “Transformasi Solid Oxide Fuel Cell (SOFC): Arsitektur Teknologi Masa Depan Demi Kemandirian Energi Nasional.” Acara dilanjutkan dengan awarding session sebagai bentuk apresiasi kepada dosen terbaik, karyawan terbaik, dosen pembimbing mahasiswa berprestasi, program studi terbaik, serta penghargaan kesetiaan 25 tahun untuk 10 orang dosen/karyawan. Rangkaian acara ditutup dengan prosesi potong tumpeng dan doa bersama sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 53 tahun ITNY.