Prospek Kerja Alumni PWK Masih Terbuka Lebar

22-06-20 Admin 0 comment

Jumlah tenaga ahli di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota masih sangat terbatas. Hal ini menyebabkan kebutuhan lulusan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia masih sangat tinggi. Peluang ini perlu ditangkap oleh mahasiswa maupun alumni Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Di samping pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni di bidangnya, mahasiswa dan alumni Perencanaan Wilayah dan Kota wajib memiliki attitude yang baik serta soft skill yang memadahi.

Prospek serta tuntutan dunia kerja bagi alumni Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ini menjadi tema utama dalam Diskusi Online Ngopi Pagi (Ngobrol Pintar Planologi) #1 yang diselenggarakan oleh Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) pada hari Sabtu, 20 Juni 2020. Kegiatan diskusi online tersebut menghadirkan tiga orang pemantik diskusi, yakni Steven Lennon dari Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan, Kabupaten Sintang, Rico Ardianto dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, serta Rika Susanti dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Ketiga pemantik diskusi merupakan alumni Prodi PWK ITNY.

Dalam diskusi online tersebut, ketiga materi memaparkan pentingnya bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh studi di Prodi PWK ITNY. Metode pembelajaran yang diterapkan di PWK ITNY diakui oleh para alumni sangat membantu mereka dalam beradaptasi di dunia kerja.

“Pembelajaran di Studio Perencanaan, misalnya, menjadi salah satu model pembelajaran yang mengenalkan kami pada situasi di dunia kerja,”terang Rika Susanti, salah satu pemantik diskusi.

Menurut Ketua Program Studi PWK ITNY, Yusliana, S.T., M.Eng., kegiatan Ngopi Pagi ini akan dilaksanakan secara berseri. Jika pada edisi pertama, kegiatan diskusi online ini menghadirkan alumni yang bekerja di Pulau Kalimantan, maka untuk edisi selanjutnya alumni dari berbagai daerah juga akan diundang untuk memberikan sharing pengalaman. Ngopi Pagi sendiri digagas sebagai sebuah melting pot antara mahasiswa, alumni, dan dosen di Prodi PWK ITNY dengan masyarakat umum. Melalui kegiatan diskusi ini, Prodi PWK ITNY juga berkesempatan untuk mendapatkan masukan dalam rangka pengembangan kurikulum.

“Prodi PWK ITNY membuka ruang yang sebesar-besarnya bagi alumni untuk berkontribusi bagi pengembangan program studi melalui kegiatan ini,” pungkas Ketua Program Studi PWK ITNY.