Peserta dari STTNAS terpilih menjadi presenter terbaik pada konferensi internasional ICTIS 2016

01-08-16 Admin 0 comment

Konferensi internasional ICTIS 2016 baru saja selesai diselenggarakan pada tanggal 20-21 Juli 2016 yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara diantaranya China, Malasyia, Jepang, Taiwan, Belanda, Spanyol, USA, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Tak ketinggalan pula salah satu dosen STTNAS dari Jurusan Teknik Mesin menjadi salah satu peserta pada perhelatan tersebut yaitu Subardi, ST, MT, Ph.D Cand yang juga mewakili institusi National Dong Hwa (NDHU) University Taiwan bersama koleganya, Prof Yen-Pei Fu. Kabar yang cukup menggembirakan dalam konferensi internasional yang telah sukses diselenggarakan oleh Institut Teknologi Pandang (ITP), peserta dari STTNAS memperoleh penghargaan sebagai salah satu pemakalah terbaik. Makalah yang disajikan berjudul “Study of LaBa0.52Sr0.48Co2O5+δ as a potential cathode material for intermediate temperature solid oxide fuel cells”.

Menurut Subardi, ST., MT., PhD Cand (STTNAS), potensi solid oxide fuel cell (SOFC-sel bahan bakar padat) sebagai sumber energi terbarukan adalah sangat besar dan menjanjikan dimasa depan karena teknologi ini memiliki efisiensi tinggi (80-85%), ramah lingkungan dan bahan bakarnya flexibel. Teknologi SOFC di Indonesia dari segi riset masih terbatas sekali untuk sampai pada aplikasi di lapangan. Aplikasi dari SOFC mencakup area yang luas seperti sumber pembangkit energy listrik, transportasi (darat, laut dan udara), alat-mesin pertahanan, perumahan/gedung maupun device lainnya. Subardi, ST., MT., PhD Cand (STTNAS), bersama koleganya Prof. Yen-Pei Fu telah menerbitkan jurnal internasional hasil riset SOFC di berbagai negara seperti The Hydrogen Energy (United Kingdom), The Electrochemica Acta (United Kingdom), The Electrochemical Society (United State), The American Ceramic Society, dan yang dalam proses penerbitan, The Solid State Ionic (Nederland).

Sebagaimana yang diutarakan Subardi, ST., MT., PhD Cand (STTNAS), “potensi sumber energi fosil seperti minyak bumi, di dunia akan semakin berbatas, sehingga suatu saat nanti manusia di planet ini akan beralih ke sumber energi yang lain yaitu salah satunya teknologi SOFC untuk memenuhi kebutuhan energi”, demikian akhir dari perbincangan tim warta STTNAS Yogyakarta beberapa waktu lalu.

13626515_1362075453807162_4409831523565691887_n

13876600_1362075530473821_3197804327885287764_n