MONITORING DAN EVALUASI SERTA SITE VISIT PROGRAM IBM (IPTEK BAGI MASYARAKAT) DP2M DIKTI (ALAT PAKAN IKAN OTOMATIS DENGAN TENAGA MATAHARI )

19-11-12 Admin 0 comment

Pada hari Rabu 14 Nopember 2012 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi serta site visit Program IbM (Iptek bagi Masyarakat) DP2M DIKTI.
Melalui program IbM (Iptek bagi Masyarakat) DP2M DIKTI, Kampus STTNAS di berikan dana untuk membuat Alat pakan Ikan Otomatis dengan tenaga matahari
Program IbM ini di ketuai oleh Bapak Tugino, ST MT dari jurusan Teknik Elektro dan dibantu Bapak Sulaiman Tampubolon, ST dari Jurusan Teknik Mesin  serta dibantu beberapa mahasiswa.

Pembuatan Alat pakan Ikan Otomatis dengan tenaga Matahari ini didasari karena pada kelompok petani ikan terdapat permasalahan yang dihadapi yaitu bagaimana cara untuk meningkatkan hasil panen ikan sehingga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan anggota kelompok petani ikan. Salah satunya adalah bagaimana pemberian pakan ikan dapat dilakukan secara rutin dan terjadwal.
Saat ini pemberian pakan ikan adalah dengan cara manual yaitu menaburkan pakan ikan/pelet secara rutin baik pagi maupun malam, sehingga mempunyai kendala yaitu terkadang petani ikan kelupaan atau terlambat. Hal tersebut dapat berakibat pada terlambatnya hari panen dan hasil panen tidak maksimal karena berat ikan tidak maksimal.

Solusi yang ditawarkan adalah dengan mendesain teknologi tepat guna untuk pembuatan alat pemberian pakan ikan secara otomatis yang dapat diprogram baik jadwal waktu bukaan dan jumlah pakan yang keluar sehingga pakan ikan dapat dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Oleh karena lokasi kolam yang jauh dari sumber listrik maka peralatan pakan ikan otomatis tersebut menggunakan energy matahari dengan memanfaatkan solar panel untuk sumber energi listriknya.

Setelah dilaksanakan program ini, pakan ikan dapat diberikan secara rutin dan terjadwal sesuai kebutuhan pakan bagi masing-masing jenis ikan dan diharapkan hasil panen ikan dapat meningkat dibanding saat pemberian pakan ikan dilakukan secara manual.
Transfer ipteks juga dilakukan agar petani ikan dapat mengetahui cara pengoperasian, cara perawatannya agar dapat tahan lama dan bagaimana cara untuk pengembangan alat jika nantinya akan di pasang pada beberapa kolam.