MENGHADAPI KRISIS ENERGI DUNIA 1 ABAD MENDATANG

18-09-14 Admin 0 comment

Prof. Dr. Wegie Ruslan, M.Sc. Math, MBA dari Unika Atma Jaya Jakarta memberi kuliah umum di Kampus STTNAS pada hari Rabu tanggal 17 September 2014. Kuliah umum dilaksanakan di Kampus STTNAS Ruang A23 dimulai jam 08.00 WIB dengan dihadiri dosen dan mahasiswa Teknik Mesin. Tema kuliah umum adalah “Menghadapi Krisis Energi Dunia Satu Abad Mendatang”.

Pada kuliah umumnya, Prof. Wegie menerangkan bahwa sekarang sudah mulai terjadi krisis energi terutama energi listrik, sebagai contoh di Sumatra sering terjadi pemadaman listrik. Untuk mengatasi krisis energi listrik diperlukan pembangkit listrik yang murah tetapi bisa menghasilkan daya besar yaitu dengan memanfaatkan energi nuklir.

Sekarang sudah banyak didirikan pembangkit listrik tenaga nuklir tapi energinya diperoleh dengan cara memanfaatkan energi yang keluar karena pembelahan atom atau yang disebut reaksi nuklir fisi. Reaksi nuklir fisi memang bisa menghasilkan energi yang sangat besar tapi radiasinya sangat berbahaya, contohnya adalah bencana Chernobyl dan Fukushima. Menurut Prof. Wegie, solusinya adalah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir yang ramah lingkungan yaitu sumber energinya bukan dengan membelah atom tetapi dengan menyatukan atom atau yang disebut reaksi nuklir fusi. Reaksi nuklir fusi lebih aman dibanding reaksi nuklir fisi karena radiasinya sangat kecil dan umur paruhnya pendek.

Prof. Wegi juga bercerita bahwa 6 negara yaitu Amerika, Inggris, Uni Eropa, Cina, Korea Selatan dan India bekerja sama mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir dengan reaksi nuklir fusi tapi diperkirakan baru bisa beroperasi tahun 2038.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC