Kaprodi PWK ITNY diundang sebagai Narasumber di lingkungan Dirjen ATR/BPN

25-05-21 Admin 0 comment

Dalam rangka Persiapan Pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) membuka peluang kerjasama utk kegiatan magang bagi mahasiswa MBKM.

untuk itu, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN mengundang Yusliana, ST, MEng, Kaprodi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Nasional Yogyakarta ( PWK ITNY)  pada senin (24/5).

Pada kesempatan ini, Yusliana sebagai narasumber “best practice” perolehan hibah dan penerapan kurikulum MBKM oleh Kementrian ATR/BPN.

Yusliana mempresentasikan best practice MBKM yg telah diterapkan di lingkungan ITNY. Acara ini digelar secara virtual dan dihadiri oleh pihak kementrian ATR BPN, Kemendikbudristek, organisasi perangkat daerah (OPD) dan prodi PWK yg tergabung dlm Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI). Kegiatan ini dilakukan utk koordinasi pelaksanaan kegiatan magang sbg realisasi kegiatan MBKM.

“mahasiswa yang mengikuti program magang akan mendapatkan nilai tambah berupa pengetahuan dan keterampilan penyusunan RDTR serta mendapatkan jejaring kerja setelah lulus”, Terang Yusliana.

Narasumber yang lain dalam kegiatan ini adalah Kepala PPSDM ATR/BPN, Deni Santo, S.T., M.Sc serta Dewi Wulandari, S.Si dari Kemendikbud.  Acara dibuka oleh Sekretaris Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.

Sinergi Kementerian ATR/BPN, Kemendikbud, dan Perguruan Tinggi diharapkan menjadi bentuk simbiosis mutualisme. Kepentingan percepatan penyusunan RDTR di Kementerian ATR dapat sangat terbantu dengan keterlibatan mahasiswa.

Acara ini dihadiri juga oleh perwakilan dosen calon pendamping kegiatan magang di Kementerian ATR/BPN. Lokasi prioritas tahap pertama untuk kegiatan magang penyusunan RDTR di 12 Provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Aceh, dan Sulawesi Utara.

Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN mengucapkan banyak terimakasih kepada ITNY yang telah bersedia mengirimkan salah satu dosen terbaiknya untuk berbagi pengalaman tentang tips perolehan hibah dan penerapan MBKM.