ITNY Sediakan Kampus Lapangan Untuk Tempat Isolasi Mandiri

07-05-20 Admin 0 comment

Dalam rangka berperan serta secara aktif untuk mengatasi permasalahan Pandemi Covid-19, Kampus Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) yang dahulu STTNAS menyediakan fasilitas Kampus Lapangan di Padukuhan Degan II, Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo sebagai tempat isolasi mandiri bagi pendatang. Sesuai dengan arahan dari Gugus Tugas Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta, pendatang dari luar DIY diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari setelah tiba di wilayah DIY. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus oleh pendatang, terutama yang datang dari zona merah.

Menurut Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T., permohonan untuk menjadikan Kampus Lapangan ITNY sebagai fasilitas isolasi mandiri telah disampaikan oleh Lurah Banjararum kepada pihak kampus. Fasilitas Kampus Lapangan sendiri dinilai cukup representatif sebagai tempat isolasi mandiri. Pihak ITNY sendiri untuk sementara menyediakan fasilitas kamar di lantai 1 sebagai tempat isolasi.

“Apabila ternyata kapasitas kamar di lantai 1 kurang memadahi, maka fasilitas kamar di lantai 2 juga akan kami buka untuk isolasi mandiri,” terang Ircham.

Kampus Lapangan ITNY merupakan salah satu fasilitas unggulan yang dimiliki oleh ITNY untuk mendukung aktivitas pembelajaran mahasiswa, khususnya di Teknik Geologi. Di Indonesia sendiri baru terdapat tiga Kampus Lapangan untuk Teknik Geologi, dimana Kampus Lapangan ITNY menjadi salah satunya. ITNY menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki fasilitas kampus lapangan untuk Program Studi Teknik Geologi dan pertambangan. Setelah diresmikan pada tanggal 7 Maret 2015, Kampus Lapangan ITNY telah digunakan untuk berbagai aktivitas yang tidak terbatas pada aktivitas pembelajaran untuk Teknik Geologi dan pertambangan.

Penggunaan Kampus Lapangan ITNY sebagai tempat isolasi mandiri ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Kampus ITNY untuk mencegah penyebaran Virus Corona di DIY pada umumnya dan di Kulonprogo pada khususnya.

“ITNY berkomitmen agar sumber daya yang dimiliki dapat migunani tumraping liyan, salah satunya untuk mendukung pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona,” pungkas Ircham.