Penulis : Bagus Gilang Pratama, S.T., M.Eng. (Dosen Program Studi Teknik Elektro ITNY)

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata Kota Yogyakarta, khususnya melalui inovasi teknologi. Salah satu inovasi penting yang sedang dikembangkan adalah “Implementasi Pengukuran Kualitas Limbah Berbasis Internet of Things (IoT) di Industri Perhotelan untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Kota Yogyakarta” di Hotel Grand Rohan Jogja. Proyek ini mencerminkan komitmen ITNY untuk menciptakan solusi teknologi berkelanjutan yang relevan dan berdampak luas.

Proyek ini bertujuan mengatasi permasalahan limbah hotel yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dengan menggunakan IoT dan berbagai sensor canggih, sistem ini mampu memantau kualitas limbah secara real-time, memberi peringatan jika terjadi potensi pencemaran. Selain itu, proyek ini juga selaras dengan visi ITNY untuk menjadi perguruan tinggi unggul di bidang teknologi dan technopreneurship dalam pengelolaan energi dan lingkungan yang berkelanjutan, dengan target internasional di tahun 2045.

Pengukuran Kualitas Limbah Berbasis IoT untuk Lingkungan Berkelanjutan

Dalam upaya meningkatkan daya saing melalui teknologi, ITNY mengembangkan sistem pemantauan limbah berbasis IoT yang memungkinkan pemantauan kualitas air limbah di hotel- hotel Yogyakarta. Dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler ESP32 dan sensor pH, TDS, dan suhu, sistem ini dapat mengumpulkan data limbah cair dan mengirimkannya ke cloud secara aman melalui protokol Wireguard. Hasil pengukuran seperti pH dan TDS secara langsung dikirim ke aplikasi di smartphone pengguna. Jika data menunjukkan angka di luar standar, sistem ini akan mengaktifkan alarm peringatan dan mengirim notifikasi ke smartphone pengguna. Hal ini memastikan bahwa proses pemantauan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Sebagai bagian dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), proyek ini melibatkan mahasiswa Teknik Elektro ITNY untuk mempraktikkan keahlian yang mereka pelajari di kelas dalam skenario dunia nyata. Dengan pengalaman ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami pengaplikasian IoT dalam industri, melatih keterampilan teknis mereka, dan berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, teknologi IoT yang diterapkan pada sistem ini juga memiliki potensi untuk diadopsi oleh sektor lain di Yogyakarta, seperti industri makanan dan tekstil. Ini tidak hanya mendukung daya saing ITNY di kancah nasional, tetapi juga berpotensi untuk membawa keunggulan internasional dalam bidang teknologi lingkungan yang inovatif.

Mengapa Robot dan IoT adalah Masa Depan Industri Hotel?

Dalam era digital saat ini, penggunaan “robot” atau otomasi berbasis teknologi, termasuk IoT, merupakan langkah maju yang dapat memberikan nilai tambah bagi industri. Meskipun konsep robot sering diasosiasikan dengan perangkat fisik, dalam hal ini, IoT dapat dilihat sebagai “robot virtual” yang bekerja tanpa interaksi fisik manusia untuk memonitor dan mengendalikan kualitas limbah. Teknologi ini memungkinkan hotel mengotomatisasi manajemen limbahnya dengan efisien, sehingga dapat menjaga lingkungan tanpa mengurangi kualitas layanan. Otomasi yang disediakan oleh teknologi seperti IoT dan sensor pintar membantu industri perhotelan meningkatkan efisiensi operasional. Pemantauan kualitas limbah secara berkelanjutan dan otomatis ini mengurangi beban kerja dan memungkinkan hotel memberikan perhatian lebih pada peningkatan layanan pelanggan. Selain itu, adopsi teknologi IoT dalam manajemen limbah membantu hotel untuk menunjukkan komitmen terhadap prinsip ramah lingkungan, yang menjadi nilai jual penting dalam industri pariwisata saat ini.

Teknologi, Lingkungan, dan Technopreneurship

Visi besar ITNY adalah menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam teknologi dan technopreneurship untuk energi dan lingkungan berkelanjutan di tingkat internasional pada tahun 2045. Untuk mencapai visi ini, ITNY menggabungkan pendidikan yang berkualitas dengan proyek-proyek praktis, salah satunya adalah penerapan teknologi IoT dalam manajemen limbah hotel. Keterlibatan aktif dalam proyek seperti ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinovasi dan mengembangkan teknologi yang berpotensi mendukung industri.

Proyek pengukuran limbah berbasis IoT ini hanyalah salah satu contoh nyata dari upaya ITNY dalam mewujudkan visi tersebut. Dengan berfokus pada pemecahan masalah lingkungan melalui teknologi, ITNY membantu mahasiswa mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang akan memperkuat daya saing mereka di dunia kerja. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan reputasi ITNY, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kesimpulan

Melalui inovasi teknologi yang relevan dan praktis, seperti proyek pengukuran kualitas limbah berbasis IoT di industri perhotelan, ITNY menunjukkan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan. Teknologi ini membuka peluang besar bagi mahasiswa ITNY untuk belajar langsung dari pengalaman nyata, mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan yang semakin kompleks. Dengan mengintegrasikan visi pendidikan, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan, ITNY telah memposisikan diri sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pemberdayaan mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang kreatif dan berwawasan teknologi. Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang teknologi dan technopreneurship, bergabung dengan ITNY adalah langkah terbaik untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi masa depan.