Bumi Fair Dalam Rangka memperingati Dies Natalis Ke-22 HMTG

30-05-16 Admin 0 comment

Akademisi memiliki peran penting dalam menjaga bumi agar dalam jangka panjang tidak terjadi kerusakan yang kian parah dengan kian masif ekstrasi dan eksploitasi sumber daya alam.

Hal itu dikemukan Wakil Wali Kota Jogja Imam Priyono, pada Sabtu(21/5) dalam kegiatan BUMI FAIR memperingati Dies Natalis Ke-22 Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi STTNAS.

Imam menjelaskan, peranan akademisi itu terwujud dalam bentuk penelitian yang berkaitan dengan kondisi alam dan kesehatan bumi.
Peranan akademisi misalnya menghasilkan prediksi adanya peningkatan suhu bumi, pencairan kutub semakin meningkat, polutan pada air dan komponen lingkungan lainya.
Untuk selanjutnya, hasil penelitian menjadi rekomendasi bagi penyusunan regulasi pemerintah, yang dapat memperbaiki kondisi alam ini.

“Yang saat ini yang menjadi masalah adalah membangun kesadaran masyarakat yang mengambil hak orang lain. Sungai yang memiliki hak sepadan 15 meter diambil untuk permukiman dan membuang sampah di sungai. Pemerintah memang membuat regulasi, namun masyarakat masih sulit untuk tidak melangggar aturan ini.

Di kesempatan yang sama ini, Pembantu Ketua III STTNAS Hill Gendoet H menyampaikan dukungan terhadap kegiatan BUMI FAIR yang menjadi wadah event dan bekal ujian ketika mereka ada di masyarakat.

Dr. Hill Gendoet Hartono, S.T., M.T juga membenakan aktivitas yang dilakukan mahasiswa dalam BUMI FAIR mendukung upaya STTNAS untuk menjadi Center Of Excellent di bidang teknologi, termasuk teknologi berkelanjutan.

13245410_1317490648265643_7505015918846304133_n

13315733_1317490638265644_4425386002135848028_n