Block Caving Butuh Persiapan 20 Tahun

21-03-17 Admin 0 comment

STTNAS – Pertambangan bawah tanah (underground mining) dengan metode block caving membutuhkan persiapan infrastruktur 20 Tahun sebelum dapar berproduksi secara penuh. Hal tersebut diungkapkan Vice President Underground mining Operation PT. Freeport Indonesia, Henky Rumbino dalam seminar nasional pertambangan di STTNAS Yogyakarta. Infrastruktur untuk metode block caving harus dibangun 10 sampai 15 tahun sebelum produksi awal.. untuk produksi penuh butuh 5 tahun lagi, dibutuhkan persiapan lama karena tambang di permukaan sudah menipis. Indonesia mestinya mulai bersiap untuk memulai pertambangan bawah tanah, jika infrastruktur sudah siap metode pertambangan ini bisa berjalan dengan sistem robotik, remote, ataupun automasi. Operasionalnya lebih efisien dan hasilnya lebih banyak. Block Caving adalah metode menambang dengan cara memotong bagian bawah blok bijih sehingga batuan ambruk karena bebannya sendiri, metode ini biasa dipakai dalam operasi pertambangan yang cukup besar. Seminar nasional bertema “Inovasi dan Aplikasi Teknologi Pertambangan Dalam Bawah Tanah” pada Sabtu lalu merupakan serangkaian acara Dies Natalis HMTA STTNAS ke-13