Setelah sering meraih juara di Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI), Dosen Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) meneliti tentang Engine Brake Mobil Listrik.    Penelitian kali ini di ketuai oleh dosen Teknik Mesin ITNY, Ir.Agus Jayatun, MT dan beranggotakan Sulaiman Tampubolon, ST.,MT serta dibantu tiga mahasiswa Teknik Mesin.

Agus mengatakan bahwa Pengembangan sistem pengereman dengan engine brake pada mobil listrik merupakan proyek yang terpadu dengan pengembangan mobil listrik di ITNY. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini Agus dkk melakukan uji coba rem magnetik. Uji coba dilaksanakan Sabtu 23/10/2021 di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Pathuk, Gunung Kidul.

“Uji coba sukses, desain engine brake Tim Mobil Listrik ITNY mampu menambah daya pengereman saat mobil dikendarai di jalan menurun, sehingga kekhawatiran rem blong dapat ditepis”, Jelas Agus.

Selanjutnya, Agus menambahkan bahwa tanpa dilengkapi engine brake, mobil listrik dapat mengalami rem blong ketika melaju di jalan menurun.

Setelah meraih juara 3 Student Paper Contest (SPC) Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) tahun lalu, Mahasiswa Teknik Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali meraih juara 3 lagi  SPC pada SPC Temu Profesi Tahunan (TPT) XXX. acara dilaksanakan secara hibrid daring dan luring 26 – 28 oktober 2021 di hotel Aston Kartika Grogol dan Converence Center.

SPC  TPT PERHAPI 2021 ini bertemakan peran pertambangan mineral dan batubara untuk menunjang industri strategis dan ketahanan nasional.  SPC diikuti dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun swasta di Indonesia.  Kegiatan ini dilombakan melalui vidio presentasi yang ditayangkan secara virtual pada tanggal 21 Oktober 2021.

Melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya 2 tim dari ITNY berhasil lolos ke babak 10 besar dari 39 paper yang terpilih. Tim 1 diwakilkan oleh mahasiswa teknik pertambangan, Endah Ninta Ginting dan Risa Pebrianti  sedangkan tim 2 diwakili oleh Moh. Dika Dwijaya . Acara dilanjutkan dengan tahap presentasi finalis 10 besar yang dilaksanakan pada tgl 21 Oktober 2021 secara daring dan pengumuman pemenang pada tgl 27 Oktober 2021.

Pada kesempatan ini, tim kedua berhasil meraih juara 3 dengan judul Paper ” Metode Structural Equation Modelling (SEM) di PT. Citra Palu Minerals Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah ”

Kaprodi Teknik Pertambangan, Bayurohman, ST, MT mengaku bangga dengan prestasi mahasiswa-mahasiswa pertambangan. Ia menambahkan bahwa melalui karya kreativitas dan inovasi dari mahasiswa untuk membangun kemandirian teknologi di Indonesia, ITNY akan mudah mewujudkan visinya yaitu Technopreneur in Future Energy.

“Kami sangat mendukung kreativitas  dan inovasi para mahasiswa Pertambangan ITNY untuk terus mengembangkan bakat dan karyanya di dunia Pertambangan. Semoga setelah meraih juara SPC TPT XXX PERHAPI 2021, di masa akan datang mahasiwa-mahasiswa ITNY kembali meraih prestasi dalam ajang perlombaan dan lain sebagainya,” pungkas Bayu.

Melalui pemberdayaan organisasi mahasiswa,  Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program  membangun desa.yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Program membangun desa kali ini bertempat di Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah.  Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Serah terima mahasiswa KKN Tematik digelar di Balai Desa Gendayakan, pada  25 Oktober 2021 dan diterima oleh Wahyudi, Sekretaris Desa Gendayakan, beserta jajarannya.

Program Unggulan dalam KKN Tematik ini adalah pemetaan jaringan Wifi Desa Gendayaan. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk realisasi MoU yang telah dilakukan ITNY dan Desa Gendayakan sebelumnya.

Kepala Bagian Kemahasiswaan ITNY, Rizqi Muhammad Mahbub  mengatakan bahwa kolaborasi mahasiswa antar bidang ilmu terlahir di organisasi mahasiswa dengan memilih kesamaan hobi, bakat, dan penalaran keilmuan, Mahasiswa harus mampu berfikir kritis, disiplin dan problem solver.

“Peran mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik sebagai agen perubahan adalah mampu beradaptasi, respon dan empati untuk menerapkan keilmuannya dan memberikan solusi di lingkugan masyarakat’, terang Rizqi.

Sebelumnya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencinta Alam ITNY dari berbagai program studi mampu melakukan bakti sosial pengangkatan air di dalam goa kedalaman 180m untuk masyarakat di Dusun Ngejring Desa Gendayakan sejak akhir tahun 2019. Di desa tersebut, puluhan tahun tidak memiliki sumber air bersih, saat ini sudah ada 3 dusun telah disalurkan air menggunakan pipa-pipa. Organisasi mahasiswa ini telah mewujudkan solusi kepada masyarakat, tambahnya..

Wahyudi mengatakan bahwa di sektor pendidikan, juga perlu sentuhan, penyelenggara sekolah dasar dan siswa mengalami kendala yang berat yaitu kurangnya konektivitas wifi, sehingga sekolah online pun tidak berjalan dengan baik..

Kali ini, giliran mahasiswa  Teknik Geologi dan Teknik Elektro yang mengidentifikasi masalah jaringan wifi di desa ini yang merupakan kebutuhan primer sejak pandemi COVID-19.

Rizqi berharap bahwa program ini dapat meringankan beban massyarakat Desa Gendayakan dan mahasiswa bisa mengasah jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan, serta memiliki publikasi ilmiah.

Lima mahasiswa tersebut adalah Rahmat (asal Sulawesi Selatan), Ecsha (asal Sulawesi Tengah), Imam (asal NTB), Irvan (asal Jawa Barat), Ardian (Kalimantan Barat). Kelima mahasiswa ini memiliki budaya yang berbeda-beda, namun tetap satu tujuan memajukan Indonesia. “Mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan tanggap terhadap respon dari masyarakat,” pungkas Rizqi.

Dalam rangka memperkuat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi swasta di Indonesia, sekaligus untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengembangkan kerja sama dengan Institut Teknologi Padang (ITP). Komitmen untuk memajukan pendidikan khususnya melalui implementasi kurikulum MBKM ini disampaikan oleh Pimpinan ITNY dan ITP dalam kegiatan kunjungan kerja sama ITP ke kampus ITNY pada hari Rabu (27/10) di Kampus ITNY Jalan Babarsari, Caturtunggal, Yogyakarta.

Pada kegiatan kunjungan kerja sama tersebut, dilakukan seremoni penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Vokasi ITNY dengan Fakultas Vokasi ITP. Delegasi ITP yang dipimpin oleh Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T. juga menyerahkan dokumen Memorandum of Understanding (MoU) antara ITNY dan ITP serta dokumen MoA antara Fakultas Teknologi Industri ITNY dengan Fakultas Teknologi Industri ITP.

Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T. menjelaskan bahwa ITNY secara aktif menjalin kerja sama dengan mitra perguruan tinggi maupun mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam rangka implementasi kurikulum MBKM. Saat ini ITNY telah mengimplementasikan kurikulum MBKM, yang di antaranya diwujudkan dengan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti magang di Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), pelaksanaan kegiatan KKN Tematik di Kalurahan Trirenggo dan Kalurahan Timbulharjo di Kabupaten Bantul dan di Kalurahan Kalirejo di Kabupaten Kulon Progo, serta melaksanakan pertukaran pelajar dengan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

“Kerja sama antara ITNY dengan ITP ini diharapkan dapat semakin memantapkan implementasi kurikulum MBKM serta mendorong output kegiatan penelitian melalui publikasi ilmiah,” terang Rektor ITNY.

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta atau ITNY mengirimkan 9 mahasiswa mengikuti kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Kalurahan Trirenggo, Kapanewon/Kecamatan Bantul dan 7 mahasiswa di Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon/Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Selain itu, juga sebagai bentuk implementasi kerja sama antara ITNY dengan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Saat serah terima mahasiswa, Yusliana, S.T., M.Eng selaku Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa.

Melalui kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka, mahasiswa dapat terjun kemasyarakat dan berpartisipasi dalam membantu penyusunan site plan, profil desa, maupun digitalisasi peta desa.

Sementara itu Muhamad Sawabi, S.Pd.T mewakili Lurah Timbulharjo menerima mahasiswa dan menyampaikan kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan kali kedua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota mengirimkan mahasiswa di Kalurahan Timbulharjo.

Melalui kegiatan ini manfaatnya dapat membantu percepatan program-program pembangunan di Kalurahan Timbulharjo.

Ditempat terpisah Juni Indriani, A. Md mewakili Lurah Trirenggo menerima mahasiswa dan menyampaikan bahwa program Membangun Desa/KKN Tematik sangat sejalan dengan program dari kementerian Desa PDTT tahun 2022 dengan menjadikan Kalurahan Trirenggo sebagai salah satu desa percontohan pemulihan ekonomi nasional.

Dengan adanya program membangun Desa/KKN Tematik diharapkan mahasiswa dapat bersama-sama membentuk branding Kalurahan Timbulharjo.

“Selama kegiatan mahasiswa akan live in di Kalurahan Timbulharjo dan Kalurahan Trirenggo dan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan Membangun Desa ini mendapatkan pengakuan setara 20 SKS dan mahasiswa dibebaskan dari perkuliahan,” jelas Yusliana.

Sebanyak 4 mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) melaksanakan magang dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Pusat Riset Aplikasi Penginderaan Jauh, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta.  Magang ini terlaksana melalui skema Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka dengan dosen pembimbing Iwan Aminto Ardi, S.T., M.Sc. Kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi kerjasama antara ITNY dan LAPAN.

Sebelumnya, diskusi terkait persiapan pelaksanaan magang digelar pada 7 Oktober 2021 secara virtual. Sedangkan pelepasan mahasiswa magang pada 13 Oktober 2021 yang diterima langsung oleh LAPAN di Kantor Pusat Riset Aplikasi Penginderaan Jauh. Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 bulan kedepan.

Yusliana, S.T., M.Eng, mengaku senang keempat mahasiswanya berkesempatan belajar pemanfaatan data penginderaan jauh maupun manajemen dan proses bisnis di LAPAN.

“kalian harus bisa mengembangkan diri melalui berbagai inovasi dalam pemanfaatan data penginderaan jauh. Belajarlah melalui diskusi dan praktek bersama bapak ibu mentor”, jelas Yusliana.

Koordinator Deseminasi Pusat Riset Aplikasi Penginderaan Jauh, Priyatna, M.Si. menerima dengan baik kehadiran mahasiswa untuk magang dai LAPAN. Ia telah menunjuk beberapa staf LAPAN untuk menjadi mentor yang akan mendampingi dan memberikan arahan bagi mahasiswa dalam kegiatan sehari-hari.

“saya berharap wujud kemanfaatan kerjasama bagi mahasiswa tidak hanya sebatas pada kegiatan magang saja, tetapi berlanjut dalam kegiatan penyusunan tugas akhir mahasiswa, dan kajian-kajian lain yang dilakukan bersama-sama dengan staf dosen di ITNY”, ungkap Priyatna.

Sementara, dalam kesempatan terpisah, Plt. Kepala Pusat Riset Aplikasi Penginderaan Jauh, Dr. M. Rokhis Khomarudin, M.Si sangat mendukung kegiatan ini sehingga ia memberikan kesempatan pertama untuk mahasiswa ITNY untuk melaksanakan magang di tahun ini.

“silahkan gali seluas-luasnya sumber pengetahuan yang ada di LAPAN ini, khususnya dalam pemanfaatan data penginderaan jauh untuk berbagai bidang” pungkas Rokhis.
ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

Magang ini akan berlangsung selama 4 bulan

Dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk mencetak technopreneur-technopreneur muda di Indonesia, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan. Kegiatan ini mengusung tema pengembangan kewirausahaan menuju Inkubator Bisnis  pada Sabtu (16/10) secara virtual. Narasumber dalam Workshop ini adalah Yudi Dwi Ardian, B.Sc , Owner of Aston Inn Hotel Semarang dan Febriyo Hadi Kesuma, CEO Digibooks.  Kegiatan ini diikuti oleh 265 peserta yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa dan beberapa dosen ITNY.

Rektor ITNY, Dr. Ircham, M.T. dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan tagline yang diusung ITNY saat ini adalah Technopreneur in future Energy. saat ini ITNY sedang mencari bentuk technopreneur yang pas untuk ITNY.

Pada kesempatan ini, Narasumber menjelaskan tentang  bagaimana mencari ide (invensi dan inovasi), peluang,dan memulai wirausaha/bisnis.  Ia menekankan tentang bagaimana membangun bisnis yang sesuai dengan passion masing-masing, tidak hanya ikut-ikutan temannya.

“Passion belum tentu menjadi income. tapi bisa menciptakan peluang untuk memperoleh income”, jelas Yudi.

untuk hal tersebut Yudi berpatokan pada  3 Pilar dalam keberhasilannya, yaitu kejarlah spiritual, silaturahmi, dan sedekah, kemudian rendah hati selalu untuk menghadapinya.

Selanjutnya, Febriyo memaparkan tentang psikologi pasar dan bisnis.  Ia mengatakan bahwa kesuksesan seseorang bukan dinilai dari berapa banyak usaha bisnisnya, tapi dari berapa besar dia fokus pada bisnisnya.

“jika kita akan melakukan suatu usaha, kita harus melakukan research dulu apakah produk kita diterima oleh market dan tidak hanya main perasaan saja”, terang Bio, panggilan akrab Febrio.

Pada Akhirnya,  Ircham  berharap bahwa mahasiswa ITNY bisa menjadi pencetak lapangan kerja dan bukan hanya sebagai pencari kerja. Ia menambahkan bahwa Technopreneur tidak hanya bicara menjadi sekedar kaya tapi lebih ke manfaat kepada orang lain.

“saya berharap dimana ada alumni ITNY, disitu ada kebermanfaatan untuk orang lain”, Pungkas Ircham.

Sesi yang paling menarik adalah sesi coffee break yang berisikan doorprize. Pada kesempatan ini Yudi memberikan doorprize untuk menginap Gratis di Hotel Aston miliknya.
ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) bekerjasama dengan TNI menggelar vaksinasi massal di kampus ITNY. sasaran vaksin adalah mahasiswa, keluarga karyawan, dan masyarakat umum.

Vaksinasi dosis pertama bersama dengan pangkalan TNI AL digelar pada selasa, 12 oktober 2021. Hadir dan memberi sambutan,  Wakil Komandan TNI AL Yogyakarta Letkol Agus Sulistyadi.

Sigit Budi Hartono ST MT, Ketua Pelaksana Vaksinasi ITNY mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan vaksinasi sebelumnya.

“Bulan lalu, ITNY bekerjasama dengan TNI AD Sleman menyelenggarakan vaksinasi dosis pertama tepatnya pada 22 September 2021“, jelas Sigit.

kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo beserta Ketua Tim Pusat Koordinasi Covid-19 DPRD Sleman, Abdul Kadir.

Jumlah Peserta vaksin 582 orang yang terdiri dari 75 persen mahasiswa dan 25 persen masyarakat sekitar. Vaksinasi Kedua bersama TNI AD digelar hari ini, Rabu 13 Oktober 2021.

Rektor ITNY, Dr Ir lrcham MT, dalam sambutannya mengatakan bahwa vaksinasi ini dilakukan dalam upaya menyiapkan kuliah secara Iuring  November mendatang.

“Kuliah luring semua mahasiswa diwajibkan harus sudah vaksin,” ucapnya.

Sigit menambahkan bahwa kuota vaksin dosis1 bersama TNI AL ini berjumlah 800 namun peserta yang mengikuti hanya 448 orang. sedangkan vaksin dosis kedua rencana digelar pada tanggal 9 November 2021.

“Hal ini dikarenakan pelaksanaan vaksin yang dijadwalkan tanggal 27 September diundur menjadi 12 Oktober. Sehingga banyak masyarakat yang sudah mendaftar,  tapi vaksin di tempat Iain,” Pungkas ketua gugus covid ITNY..
ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) terus meningkatkan kualitas dan profesionalismenya. Sebagai bentuk komitmen tersebut Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) INTY bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menggelar pelatihan asesor kompetensi. Kegiatan ini dibuka pada Senin (4/10/2021).

Pelatihan yang diselenggarakan selama lima hari di Hotel Sahid Babarsari, Depok, Sleman, Yogyakarta tersebut menghadirkan dua master asesor BNSP.

Kepala LSP ITNY,  Diah Suwarti Widyastuti ST M.Eng  mengatakan bahwa pelatihan Asesor Kompetensi ini merupakan bentuk komitmen ITNY yang ingin benar-benar para lulusannya kompeten dibidangnya.

Rektor ITNY Dr Ir Ircham MT dalam pidato pembukaan menjelaskan bahwa sebagai perguruan tinggi, ITNY harus menjaga kepercayaan dan profesionalismenya kepada masyarakat. Nah, untuk menjaga kepercayaan dan profesionalisme tersebut ITNY berkewajiban meningkatkan kemampuan para asesor yang ada di LSP ITNY.

“Saat ini, orang tidak lagi dapat mengatakan dirinya profesional apabila tidak dapat menunjukkan dan memiliki sertifikat kompetensi dibidangnya dari BNSP,” kata Ircham.

Baginya, keterampilan para asesor sangat penting. Sebab, para asesor tersebut nantinya yang akan melakukan evaluasi dan menguji secara langsung kemampuan para mahasiswa sesuai kompetensi dibidangnya.

Ia mencontohkan, seseorang yang mengendarai sepeda motor belum bisa dikatakan profesional dan terampil apabila belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). Hal ini sama dengan para mahasiswa yang mengambil jurusan tertentu harus memiliki sertifikat kompetensi ketika akan terjun ke dunia industri dan lain sebagainya. “Gunanya sertifikat itu untuk menujukkan bahwa kita kompeten,” terang Ircham.

Master asesor BNSP Retno Dwidarsih mengatakan, asesor adalah sebuah profesi yang memiliki tugas dan fungsi utama yaitu menilai seseorang apakah memunyai kemampuan kompetensi atau kerja sesuai bidang standarnya.

Nah, dalam pelatihan asesor kompetensi tersebut pihaknya akan menyampaikan sejumlah materi kepada para asesor ITNY. Antara lain, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada asesor bagaimana merencanaan proses asesmen yang akan dilakukan, melaksanaan asesmen, dan menilai hasil asesmen.

“Setiap asesor harus mampu melakukan tiga hal tersebut yaitu merencanakan, melaksanakan, dan menilai,” terang Rento didampingi Master Asesor BNSP Dewi Kusuma Wardani disela-sela Pelatihan Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP ITNY dan BNSP. (*)

 


ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort