Kebutuhan energi di dunia diprediksi akan terus meningkat seiring penambahan populasi, perubahan gaya hidup serta pertumbuhan ekonomi. Namun kesenjangan antara peningkatan kebutuhan dan ketersediaan sumber energi masih menjadi persoalan. Apalagi Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada sumber energi konvensional berbasis fosil seperti batu bara dan minyak bumi yang jumlahnya terbatas dan tidak ramah lingkungan.

Pentingnya masyarakat yang memiliki kesiapsiagaan terhadap kebutuhan energi tersebut menjadi inti diskusi dalam Webinar yang bertajuk “Tren Energi Masa Depan”. Seminar ini digelar oleh  Fakultas Vokasi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (FV ITNY) secara virtual pada Sabtu (29/5).

Kegiatan Webinar ini menghadirkan tiga nara sumber alumni ITNY yakni Dr Kunaifi ST., PgDipEnSt., M.Sc (Dosen dan Dewan Pengurus Energy Research Centre UIN Suska Riau), Subardi, ST MT PhD (Dosen FV ITNY), serta Tugino, ST MT (Dekan FV ITNY).

Dalam sambutannya, Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T. menyampaikan bahwa prediksi dari beberapa sumber menyatakan tren energi di masa depan tertumpu pada energi terbarukan.

Kurniafi menyampaikan Materi tentang Preparing a large-scale PV Power Plant Feasibility Study, sedangkan Subardi tentang SOFC dan Tantangannya sebagai Energi Masa Depan, dan Tugino menyampaikan  Off Grid and On Grid Wind Energy Power Plant.

Tugino mengatakan bahwa sebagai Perguruan tinggi Teknik, ITNY akan sering menghadirkan pakar yang terkait dengan topik yang trend saat ini untuk sharing pengalaman dan masalah yang di hadapi. Fakultas Vokasi ITNY konsisten dalam upaya mengembangkan ilmu dan teknologi yang aplikatif yang mendukung sistem pembelajaran di kampus.

“dengan menghadirkan pakar di bidangnya, diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga tentang trend perkembangan energi di masa depan ”, ujar Tugino.

Kegiatan ini diikuti oleh Dosen dan Mahasiswa Vokasi D3 Teknik Elektro, D3 Teknik Mesin dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Industri serta dosen-dosen ITNY. Turut bergabung juga peserta dari beberapa perguruan tinggi lain baik di Jawa maupun di luar jawa serta beberapa perusahaan baik negeri maupun dari pihak swasta.

Para mahasiswa mengaku senang dengan adanya webinar ini karena di sampaikan oleh narasumber langsung dari pakar dibidangnya sehingga mudah dipahami.

“Webinar  dengan menghadirkan para pakar pada bidangnya ini akan secara rutin diselenggarakan di Fakultas Vokasi ITNY”, pungkas Tugino.

 

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta  (ITNY) mulai menghimpun data faktual untuk memetakkan masalah dan potensi di Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri pada Kamis-Jumat (27-28/5). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerjasama antara ITNY dengan Pemerintah Desa Gendayakan dalam hal pemberdayaan masyarakat melalui program Bina Desa. Bakti Sosial Djarum Foundation mendukung kerjasama ITNY dengan pemerintah Desa Gendayakan tersebut.

Mahasiswa Pecinta Alam Ganesha Paksi Adri (Mapala Gapadri) ITNY bersama dengan Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka)  berhasil mengangkat air bersih di luweng/Gua Jomblang, Dusun Ngejring, Gendayakan 2020 lalu. Saat ini air bersih tersebut dimanfaatkan warga desa setempat. Pemanfaatannya akan dioptimalkan agar bisa menjangkau empat dusun.

Rombongan para dosen ITNY tiba di Gendayakan pada Kamis, 27 Mei 2021. kegiatan inisiasi yang akan berlangsung selama dua hari ini sebagai langkah awal.

Kepala lembaga kerjasama, Dr Hita Pandita mengatakan bahwa  melalui program bina desa ini, para dosen dan mahasiswa akan mengaplikasikan ilmu untuk mengatasi masalah di desa gendayakan.

“Program yang akan diselenggarakan adalah pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang berdurasi dua hingga tiga tahun. Namun kerjasama ini bisa diperpanjang sesuai kesepakatan” jelas Hita.

Ketua Pelaksana, Agus Jayatun, MT mengatakan bahwa Para Dosen dan Mahasiswa menghimpun data faktual untuk memetakkan permasalahan di desa tersebut. Berdasar data dan peta tersebut, para dosen dan mahasiswa akan merumuskan langkah-langkah untuk menagatasinya. Desa Gendayakan merupakan wilayah tak terjangkau signal komunikasi atau blank spot

“Kami mempunyai Prodi Teknik Elektro akan berupaya memecahkan persoalan tersebut agar sinyal komunikasi seluler dapat menjangkau desa gendayakan”, kata Agus

Terkait Infrastruktur jalan dan potensi wisata, didesa Gendayakan tidak bisa untuk mobil berpapasan. Dalam hal ini prodi Teknik Sipil dan Perencanaan Wilayah dan Kota ITNY akan mengkaji masalah ini, termasuk mengkaji soal pergeseran tanahnya.

Dosen dan mahasiswa teknik mesin berkontribusi dibidang teknologi tepat guna. Kontribusi yang diberikan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. seperti menciptakan alat perajang/pencacah singkong untuk warga. Sedangkan dosen dan mahasiswa Geologi dan Pertambangan bisa mengkaji potensi alam untuk pariwisata atau laboratorium alam.

Tim juga akan memberikan pelatihan kepada warga agar memiliki ketrampilan dalam memproduksi hasil bumi yang bernilai ekonomi. Program ini merupakan wujud Tridharma perguruan Tinggi yaitu mengajarkan, melaksanakan pengabdian masyarakat dan meneliti.

Kepala Desa Gendayakan, Heri Sutopo menyambut baik program ITNY. Dia menjelaskan bahwa Desa Gendayakan terbagi dalam tiga sektor yaitu sektor barat, utara dan timur. Ia berharap kerjasama dengan ITNY menghasilkan sesuatu yang berguna untuk meningkatkan perekonomian warga.

“Hadirnya ITNY ini memberikan semangat baru untuk persaudaraan, Inilah yg kami harapkan, dari kekurangan kita masih ada yang peduli dan membantu kita” ucap Heri

Program Associate Bakti Sosial Djarum Foundation, Budi Dharmawan, mendukung Program bina desa oleh ITNY. Program ini merupakan langkah lanjutan dari kegiatan sebelumnya yakni pengangkatan air dari luweng/Goa Jombang

Dalam rangka Persiapan Pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) membuka peluang kerjasama utk kegiatan magang bagi mahasiswa MBKM.

untuk itu, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN mengundang Yusliana, ST, MEng, Kaprodi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Nasional Yogyakarta ( PWK ITNY)  pada senin (24/5).

Pada kesempatan ini, Yusliana sebagai narasumber “best practice” perolehan hibah dan penerapan kurikulum MBKM oleh Kementrian ATR/BPN.

Yusliana mempresentasikan best practice MBKM yg telah diterapkan di lingkungan ITNY. Acara ini digelar secara virtual dan dihadiri oleh pihak kementrian ATR BPN, Kemendikbudristek, organisasi perangkat daerah (OPD) dan prodi PWK yg tergabung dlm Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI). Kegiatan ini dilakukan utk koordinasi pelaksanaan kegiatan magang sbg realisasi kegiatan MBKM.

“mahasiswa yang mengikuti program magang akan mendapatkan nilai tambah berupa pengetahuan dan keterampilan penyusunan RDTR serta mendapatkan jejaring kerja setelah lulus”, Terang Yusliana.

Narasumber yang lain dalam kegiatan ini adalah Kepala PPSDM ATR/BPN, Deni Santo, S.T., M.Sc serta Dewi Wulandari, S.Si dari Kemendikbud.  Acara dibuka oleh Sekretaris Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.

Sinergi Kementerian ATR/BPN, Kemendikbud, dan Perguruan Tinggi diharapkan menjadi bentuk simbiosis mutualisme. Kepentingan percepatan penyusunan RDTR di Kementerian ATR dapat sangat terbantu dengan keterlibatan mahasiswa.

Acara ini dihadiri juga oleh perwakilan dosen calon pendamping kegiatan magang di Kementerian ATR/BPN. Lokasi prioritas tahap pertama untuk kegiatan magang penyusunan RDTR di 12 Provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Aceh, dan Sulawesi Utara.

Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN mengucapkan banyak terimakasih kepada ITNY yang telah bersedia mengirimkan salah satu dosen terbaiknya untuk berbagi pengalaman tentang tips perolehan hibah dan penerapan MBKM.

 

Tantangan era revolusi industri 4.0 memacu semua aspek kehidupan untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam penataan ruang. Produk penataan ruang yang dahulunya berupa print out dokumen dan peta saat ini telah berubah menjadi produk digital yang dapat dimanfaatkan seluruh stakeholder. Hal tersebut juga tercantum dalam UU No. 11 Tahun 2020 yang berkaitan dengan perizinan yang berbasis elektronik. Hal tersebut mendorong penataan ruang juga wajib berbasiskan elektronik atau online yang dapat diakses oleh seluruh stakeholder.

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (PWK ITNY) menyelenggarakan Kuliah tamu  pada 22 Mei 2021 secara virtual. Hadir sebagai pembicara yaitu Moh. Fajar Sulistyanto, S.Si. Trainer WebGIS. Acara ini dibuka oleh kepala Prodi PWK, Yusliana, ST, MT dan dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa.

Fajar menjelaskan tentang pentingnya webGIS dalam penataan ruang yang tidak hanya sebagai informasi penataan ruang tetapi juga sebagai instrumen untuk pemanfaatan dan pengendalian tata ruang. Mahasiswa dikenalkan terhadap konsep membuat webGIS dan beberapa aplikasi webGIS dan mobileGIS.

“Melalui kuliah tamu terkait webGIS ini diharapkan mahasiswa ITNY dapat lebih maju dalam mengikuti tantangan teknologi di era revolusi industri 4.0 dan bisa mengaplikasikannya dalam produk-produk penataan ruang kedepannya” , kata Fajar

Dalam sambutannya Kepala Prodi PWK, Yusliana, ST, MT mengatakan bahwa Mahasiswa yang megambil mata kuliah Sistem Informasi perencanaan, data spasial perpetaan, permodelan geospasial,  praktikum data spasial perpetaan wajib mengikuti kuliah umum ini.

Dalam rangka mendukung implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menjalin kemitraan dengan empat perusahaan pelaku industri pertambangan. Kemitraan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Teknologi Mineral ITNY dengan empat perusahaan di bidang pertambangan, yakni CV Handika Karya, CV Seno Watu Aji, UD Kota Garam, dan PT Studio Mineral Batubara yang diselenggarakan di Kampus Terpadu ITNY pada hari Kamis (20/5).

UD Kota Garam

 

CV Handika Karya

 

CV Seno Watu Aji

 

PT Studi Mineral Batubara

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III ITNY, Dr. Hill. Gendoet Hartono, S.T., M.T. menyebutkan bahwa kerja sama strategis antara civitas akademika ITNY dengan pelaku industri diperlukan, khususnya dalam rangka memberikan pengalaman belajar di luar kampus bagi mahasiswa. Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dijalankan oleh ITNY memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh sekurang-kurangnya 20 SKS di luar program studi. Di samping sebagai wujud implementasi kurikulum MBKM, kerja sama strategis dengan mitra industri juga diperlukan untuk meningkatkan daya saing lulusan ITNY.

“Program magang melalui kerja sama dengan mitra industri ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan ITNY di dunia kerja,” terang Hill.

Para mitra dari dunia industri juga menyambut baik kesempatan yang diberikan oleh ITNY untuk menjalin kerja sama. Kemitraan dengan ITNY ini diharapkan dapat membantu pelaku industri di bidang pertambangan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitasnya, terutama melalui masukan-masukan dari para sivitas akademika di ITNY. Terkait dengan pelaksanaan magang, perwakilan dari keempat perusahaan mitra ITNY menyatakan komitmen untuk mendukung pelaksanaan program magang dan kerja praktek bagi mahasiswa ITNY. Menurut Lidiana Erfiandri, S.T. selaku CEO PT Studio Mineral Batubara, pengalaman magang menjadi poin penting yang dipertimbangkan oleh para rekruiter untuk melakukan seleksi bagi pencari kerja.

“Mahasiswa ITNY yang memiliki pengalaman magang tentunya memiliki nilai plus dibandingkan dengan lulusan perguruan tinggi lain yang belum memiliki pengalaman serupa,” jelas Lidiana.

Institut Teknik Nasional Yogyakarta (ITNY) bersama dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Universitas Proklamasi 45 (UP 45), Stikes Wirahusada, serta Poltekkes BSI bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman), mengadakan vaksinasi massal COVID-19 dosis kedua di Gedung Thomas Aquinas UAJY, Kamis (15/4/2021).

Vaksinasi massal ini diikuti oleh lebih kurang 1.200 peserta terdiri dari dosen, karyawan, dan purna tugas dari lima perguruan tinggi. Selain itu sebanyak lebih kurang 150 warga lansia di Dusun Kledokan dan Tambakbayan Babarsari, juga turut disertakan sebagai penerima vaksin.

Rektor ITNY, Dr. Ircham, MT merencanakan untuk membuka proses belajar mengajar secara daring dan luring.

“Kami menunggu kebijakan pemerintah untuk segera dibuka pembelajaran luring, meskipun pelaksanaannya nanti masih fleksibel. Hal ini dikarenakan sudah banyak mahasiswa luar jawa yang sudaah di jogya” kata Ircham.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pencegahan, Pengendalian, dan Penyakit Dinkes Kabupaten Sleman, dr. Novita Krisnaeni, MPH terus mengimbau kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

“Kami mohonkan Bapak dan Ibu meskipun nanti sudah divaksin jangan terus meremehkan seperti: wah aku sudah divaksin jadi tidak perlu pakai masker, tidak seperti itu. Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dan dipatuhi. Vaksinasi tidak menjamin diri kebal dari COVID-19, jika tidak dibantu dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, dr. Novi juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan vaksinasi massal yang berlangsung dengan baik dan lancar.

Koordinator Tim Penanganan Pemulihan Covid 19 ITNY, Sigit Budi Hartono, ST, MT mengungkapkan bahwa 95 %  sivitas Akademika ITNY sudah disuntik Vaksin Covid 19. Hal ini berarti bahwa ITNY sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Kegiatan vaksinasi massal ini sebagai upaya perguruan tinggi untuk menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah sehingga diharapkan dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 serta membentuk herd immunity.

“vaksin dosis pertama sudah diberikan pada sivitas akademika ITNY dan keempat PT yang lain pada tanggal 15 April 2021”, pungkas Sigit.

Perkembangan teknologi di era Industri 4.0 terutama bidang robotika saat ini semakin berkembang pesat. Banyak Industri sudah menggunakan teknologi robotika untuk membantu proses otomasi produksinya. Selain itu banyak aplikasi robot yang bisa untuk membantu kegiatan manusia sehari-hari. Oleh karena itu untuk mendukung kesiapan Lulusan di Fakultas Vokasi ITNY agar siap menghadapi tantangan tersebut, saat ini di Fakultas Vokasi ITNY sudah menyiapkan kurikulum dan pembelajaran teknologi robotik yang dilengkapi dengan laboratorium yang cukup memadai.

Baru-baru ini Fakultas Vokasi ITNY telah mendapatkan bantuan Robot Industri dari Direktur CV Berkah Abadi Jakarta yaitu Bapak Triyanto Setyo Rukmono, ST yang juga merupakan salah satu alumni Teknik Elektro ITNY. Hal ini merupakan salah satu realisasi kerjasama yang telah dilakukan antara CV Berkah Abadi dengan Fakultas Vokasi ITNY. CV Berkah Abadi adalah merupakan perusahaan yang banyak bergerak di beberapa proyek yang terkait bidang otomasi dan robotika. Menurut Tugino, ST MT yang juga Dekan Fakultas Vokasi, bantuan Robot Industri ini sangat penting dan strategis dalam rangka membantu pembelajaran teknologi robotika kepada Mahasiswa sejak dini di saat kuliah sehingga diharapkan sudah siap apabila menghadapi tantangan teknologi sistem robotika di lapangan/industri.

 

Dalam sambutannya, Bapak Rektor ITNY Dr. Ir. H. Ircham, MT, menyampaikan ucapan terimakasih atas peran serta Alumni dalam membantu almamater untuk pengembangan laboratorium. Seperti diketahui bahwa bidang Robotika merupakan perpaduan ilmu multidisiplin yang lahir dari gabungan beberapa bidang ilmu seperti sistem mekanika, elektronika, dan komputer. Di sisi lain kecerdasan buatan sebagai suatu disiplin ilmu komputer mempunyai aplikasi yang luas untuk pendukung pengambilan keputusan. Hal ini terkait juga dengan pengembangan integrasi antara robotika dan kecerdasan buatan untuk menghasilkan sistem yang cerdas (autonomous) yang dapat diaplikasikan di berbagai bidang termasuk melibatkan teknologi Internet of Things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing, imbuh Rektor ITNY.

Menurut Tugino, Pembelajaran sistem Robotika di Fakultas Vokasi ITNY ini memiliki tujuan untuk mengembangkan ilmuwan kreatif yang dapat berkontribusi pada penelitian dan pengembangan atau produksi yang terkait dengan teknik mesin, elektronik, robot industri, robot rumah, dan bidang terkait lainnya. Mahasiswa akan belajar dalam kelompok-kelompok kecil, bersama-sama melakukan praktik pemrograman dan mengoperasikan robot. Selain itu, mahasiswa juga ditantang untuk medesain robot dan melakukan penelitian supaya bisa menciptakan robot-robot yang memiliki fitur baru.

 

 

Fakultas Vokasi ITNY menjalin Kerjasama dengan PT Novita Persada dalam rangka penyiapan dan penyerapan lulusan vokasi

serta implementasi Kurikulum Merdeka belajar

Dalam rangka mempersiapkan lulusan vokasi ITNY agar siap menghadapi dunia kerja Industri, sekaligus dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) telah menyepakati kerja sama dengan PT Novita Persada Yogyakarta. Penandatanganan dokumen kesepakatan kerja sama antara Fakultas Vokasi ITNY dengan PT Novita Persada Yogyakarta dilaksanakan di Kampus ITNY  pada hari Rabu (4/5). Dalam kesempatan ini dilakukan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Teknologi Industri ITNY, yang dalam hal ini diwakili oleh Dekan Fakultas vokasi, Tugino, ST MT. dengan Direktur PT Novita Persada yang diwakili oleh Mamik Istiyarto, Amd SSi. Pendandatangan Nota kerjasama tersebut di saksikan oleh Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T. beserta Lembaga Kerjasama ITNY Dr. Hita Pandita, ST MT. Ruang lingkup kerjasama berupa: kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang ada; Pemanfaatan bersama tenaga ahli untuk kegiatan pembimbingan, kuliah umum, webinar, dll; Penyempurnaan kurikulum vokasi yang sesuai kebutuhan Industri; Pemanfaatan  bersama  sumberdaya  kedua belah pihak: Penggunaan Laboratorium lapangan Mekanikal dan elektrical ; Kegiatan Magang dan praktek Mekanikal dan elektrical; Kesediaan untuk menerima lulusan yang memenuhi persyaratan dan kebutuhan; serta Peningkatan Kapasitas SDM.

Dalam pemaparannya, Direktur PT Novita Persada, Mamik Istiyarto, Amd SSi, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan industri dalam rangka kerjasama saling menguntungkan kedua belah fihak. Dalam kesempatan ini, sebagai langkah awal inisiasi kerjasama telah dilaksanakan Kuliah umum Online pada hari Sabtu (1/5) di Fakultas Vokasi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Yogyakarta dengan mengadirkan pembicara utama yaitu Bapak Mamik Istiyarto, Amd S.Si, Direktur di PT Novita Persada yangmenyampaikan Materi kuliah umum online terkait Manajemen Proyek Pemasangan SKTM, Kubikel dan KWH meter untuk pelayanan daya listrik 8.660 kVA di Bandara YIA. Kuliah umum yang menghadirkan pakar di dunia industri dirasakan sangat bermanfaat untuk civitas akademik ITNY. Tingkat pemahamanmateri yang dirasa lebih baik karena di sampaikan oleh narasumber langsung dari kalangan Dunia Industri.

Menurut Tugino, ST MT selaku Dekan fakultas Vokasi ITNY menuturkan, bahwa fihaknya sebagai Perguruan Tinggi Teknik merasa ikut terpanggil untuk ikut serta dalam menghadirkan pakar yang terkait dengan dunia industri untuk sharing pengalaman dan masalah yang di hadapi di Industri. Fakultas Vokasi ITNY konsisten dalam upaya mengembangkan ilmu dan teknologi yang aplikatif yang mendukung sistem pembelajaran di kampus.

Rektor ITNY mengungkapkan bahwa kerja sama antara F Vokasi ITNY dan PT Novita Persada ini memiliki nilai strategis, khususnya untuk meng-upgrade kurikulum dan kompetensi lulusan dalam rangka menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri.