Sebagai bentuk komitmen dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengirimkan 6 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik di Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Pelepasan peserta kegiatan Membangun Desa dilakukan di Kantor Kalurahan Timbulharjo pada hari Senin (22/03), yang dihadiri oleh Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Yusliana S.T., M.Eng. dan Lurah Timbulharjo, Anif Arkham Haibar, S.Pd beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Lurah Timbulharjo menyebutkan bahwa kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik sangat sejalan dengan program dari kementrian Desa PDTT yang menyalurkan dana 1 milyar per desa untuk perencanaan pembangunan desa. Kehadiran mahasiswa PWK ITNY di Kalurahan Timbulharjo diharapkan dapat mendukung upaya Kalurahan untuk memanfaatkan dana desa bagi kesejahteraan masyarakat.

Kaprodi PWK, Yusliana, S.T., M.Eng mengatakan bahwa selama melaksanakan kegiatan Membangun Desa, mahasiswa akan berpartisipasi dalam kegiatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Master Plan, dan Digitalisasi Peta Kalurahan. Selama pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa akan melakukan live in di Kalurahan Timbulharjo. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan Membangun Desa ini nantinya akan mendapatkan pengakuan setara 18 SKS.

“selama mahasiswa melaksanakan kegiatan Membangun Desa, mahasiswa dibebaskan dari kewajiban mengikuti perkuliahan di kelas” jelas Yusliana.

Selain itu, PWK ITNY juga telah mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan magang. Implementasi kurikulum MBKM ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki secara kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kegiatan Membangun Desa dan Magang ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mengasah softskill dan leadership mahasiswa Prodi PWK ITNY,” pungkas Yusliana.

Program Vokasi institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan Sosialisasi dan silaturahmi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) secara virtual pada minggu, 14 Maret 2021.

Hadir dalam acara tersebut Dekan Fakultas Vokasi ITNY, Tugino, ST, MT, beberapa dosen dan mahasiswa alumni SMKN 2 Yogyakarta, wakasek kesiswaan serta sekitar 50 siswa yang didampingi guru BK.

Dosen Vokasi ITNY sekaligus alumni SMKN 2 Yogya, Dr Subardi berharap sosialisasi ini nantinya dapat memberikan pengetahuan  kepada adik adik kelasnya terutama calon mahasiswa baru tentang keberadaan beasiswa KIPK di ITNY.

Dr Aris warsito selaku alumni SMKN 2 Yogyakarta mengaku dirinya merasa turut bertanggungjawab atas keberlanjutan studi adik-adik kelasnya terutama bagi mereka yang terkendala biaya.

“saat ini ITNY dipercaya mengelola 100 kuota KIPK” tambah Aris.

Dekan Fakultas Vokasi ITNY, Tugino, ST, MT mengatakan bahwa sekarang tidak ada siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi namun terkendala biaya.  Program Vokasi ITNY sendiri membawahi program studi D3 Teknik Mesin dan D3 Teknik Elektronika.

“Lulusan SMK sangat cocok melanjutkan di program Vokasi karena akan lebih banyak praktikumnya dari pada teori” Jelas Tugino.

Terlihat mahasiswa bidikmisi alumni SMKN 2 Yogya, Ricky dkk juga berbagi cerita tentang asiknya kuliah di ITNY.

“Mahasiswa KIPK harus menjadi sosok yang aktif dan berprestasi, baik itu akademik maupun non akademik serta harus aktif dalam berorganisasi”, jelas Ricky.

Wakasek kesiswaan, Aris Sujatmiko, SPd, MPd dalam sambutannya mengaku bangga dengan para alumni yang sekarang sudah sukses, Ia berharap banyak siswa-siswi bisa mengikuti jejak para alumni seperti pak Subardi dan pak Aris di ITNY dengan memanfaatkan KIPK bagi yang terkendala biaya.

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) memperingati dies natalis ke-48pada Kamis, 25 Februari 2021. Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini adalah “Inovasi Pemanfaatan Teknologi Menuju Perguruan Tinggi yang Tangguh di Masa Pandemi”.  Acara dies natalis dilakukan secara luring terbatas di Ruang Sidang 1 dan 2 ITNY dan disiarkan secara daring.

Rektor ITNY, Dr Ir Ircham MT mengatakan, di tengah pandemi, beberapa target dan relaksasi harus dilakukan pihaknya supaya bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada, namun bisa tetap berprestasi. “Sangat bersyukur dalam pandemi ini kita masih bisa bertahan, bahkan bisa mencetak beberapa prestasi,” ucap Ircham dalam sambutannya.  Dalam laporannya, Ircham menyampaikan, ITNY saat ini memiliki jumlah mahasiswa aktif sebanyak 3.518 orang dengan 372 di antaranya merupakan mahasiswa baru dan 19 merupakan mahasiswa asing.

Sementara, jumlah dosen ITNY adalah 122 orang dengan 7 orang asisten dosen. Sehingga, rasio dosen dan mahasiswa saat ini 1:29. “Jadi ini masih standar,” imbuh Ircham. Di tingkat nasional, Ircham menuturkan, ITNY menduduki ranking 155 yang mana ini meningkat 60 poin dari tahun sebelumnya.Adapun se-Indonesia terdapat 2.136 perguruan tinggi yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.Sementara, di antara 102 perguruan tinggi swasta di DIY, ITNY menduduki ranking 11.Tahun ini, Ircham mengungkapkan, pihaknya memiliki target untuk ITNY masuk 10 besar. Adapun dalam klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, ITNY menduduki peringkat 4 dari perguruan-perguruan tinggi klaster 4.Untuk prestasi mahasiswa, meski di tengah pandemi, tahun ini ITNY berhasil meraih 14 prestasi provinsi, 17 prestasi nasional, dan 1 prestasi internasional. Ircham melanjutkan, tahun ini ada 46 kerja sama yang dilakukan ITNY dengan para mitra. Salah satunya dengan Asosiasi Sekolah Perencana Indonesia (ASPI).

Mahasiswa Teknik Geologi ITNY, Moh Alfariji kembali berprestasi ditengah pandemi. Kali ini ia kembali berhasil meraih Juara dalam lomba “sayembara Artikel” yang diselenggarakan oleh Persatuan Himpunan Mahasiswa Geologi Indonesia (PERHIMAGI). Kegiatan ini diselanggarakan secara virtual pada 1 sampai 26 februari 2021.

Pada perlombaan ini hanya diambil satu artikel terbaik sebagai pemenang.  Moh Alfariji bersama teman satu angkatan, Vilman Sidik, mengambil tema  Analisis Kerawanan tsunami dalam upaya penyusunan rencana tata kelola dan pengembangan wilayah di geoparak karangsambung-karangbolong zona selatan.

Pengambilan tema tersebut dilatar belakangi Keberadaan geopark Karangsambung-Karangbolong yang sangat menarik untuk dikaji dari segi kebencanaan. Hal ini tidak lepas dari posisi dan letak  geografis geopark karangsambung-karangbolong yang memiliki potensi terhadap bencana. Sehingga dalam penataan ruang perlu dilakukan kajian dari sisi kebencanaan untuk meminimalisir resiko yang ada.

Kepala Program studi Teknik Geologi ITNY, Adi Prabowo mengatakan bahwa dari awal masuk kuliah yaitu tahun 2017 Alfariji sudah cukup banyak menorehkan prestasi untuk ITNY terutama dibidang karya tulis ilmiah.

“Sejak dahulu saya senang menulis terutama tentang geologi” kata Alfarizi.

Beberapa prestasi yang telah diraih Alfarizi di penghujung tahun 2020 adalah Juara 3 tingkat nasional karya tulis ilmiah Universitas Brawijaya, juara 2 Borneo Geological Event (Neogen) Competition’ Universitas Mulawarman, Kalimantan, serta juara 1 geology olimpic day universitas syah kuala.