Solopos.com, SOLO — Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kali ini, Tim Residu perwakilan dari program studi (Prodi) Tambang ITNY berhasil meraih juara 2 lomba Case Studies ajang Minefest yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB). Hasil lomba tersebut diumumkan secara resmi saat penutupan atau Closing Minefest 2021 yang ditayangkan di Youtube, Sabtu (16/1/2021).

Tim Residu beranggotakan tiga orang Meylo Satria, Wahyu Bagas Yuniarto, dan Willy Adhitama.

Salah satu perwakilan Tim Residu dari Prodi Tambang ITNY mengaku senang dengan raihan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara.

Sebelumnya Lomba Case Studies tersebut diambil 6 finalis yang lolos, yang terdiri atas tiga tim dari ITB,  satu tim dari ITNY, satu tim dari UPN, dan satu tim dari UNEJ.

Kegiatan lomba Case Studies Minefest 2021 berlangsung sejak 22 November 2020 termasuk tehnical meeting yang dilakukan sekaligus pembagian case secara acak, hingga output dari case studies tersebut adalah paper.

Selanjutnya pada 4 Januari 2022 dilakukan pengumuman finalis serta presentasi dilakukan pada 14 Januari 2021 dan pengumuman pemenang pada Sabtu kemarin bertepatan acara Closing Minefest tersebut.

Minefest 2021 merupakan acara yang diadakan oleh HMT-ITB sebagai wadah pergerakan untuk mencitrakan keprofesian pertambangan. Minefest 2021 diharapkan dapat menciptakan pergerakan massif untuk mengedukasi masyarakat awam tentang pertambangan.

edangkan Case Studies Competition merupakan perlombaan tambang yang dikemas dalam bentukan studi kasus kegiatan pertambangan. Ada beberapa topik dari berbagai konsentrasi ilmu pertambangan dimana setiap topik terdiri dari beberapa soal.

Peserta diberikan soal permasalahan yang terdiri atas beberapa konsentarasi ilmu pertambangan. Studi kasus yang diberikan harus menghasilkan sebuah paper sebagai penjabaran solusi dari persoalan yang diberikan. Setelah menyelesaikan persoalan tersebut, diambil beberapa peserta terbaik untuk mempresentasikan hasil kepada dewan juri. Perlombaan dilaksanakan secara berkelompok.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali raih mahasiswa ITNY (Institut Teknologi Nasional Yogyakarta). Kali ini, mahasiswa Teknik Geologi ITNY yaitu Moh. Alfariji berhasil meraih juara 1 dalam lomba artikel ilmiah kebumian yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Syah Kuala, Aceh. Kompetisi Geology Olimpic Day (GOLD IV) dihelat pada 10 Desember 2020 hingga 12 Januari 2021.

“Berkat dukungan dosen dan teman-teman kami dapat menjuarai kompetisi yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” kata Alfariji kepada TIMES Indonesia, Sabtu (16/1/2021).

Alfariji menambahkan, dalam gelaran event GOLD IV terdapat berbagai perlombaan. Yaitu, Photo Competition, seminar nasional dan lomba artikel ilmiah kebumian. Event ini mengusung tema Potensi Hidrokarbon Indonesia untuk Memenuhi Kebutuhan Minyak dan Gas di Indonesia.

“Saya mendapatkan juara 1. Kemudian, untuk juara Juara 2 diraih oleh peserta dari Universitas Indonesia dan Juara 3 diraih oleh tim tuan rumah yaitu Universitas Syah Kuala Aceh,” terang Alfariji.

Dalam kompetisi ini, Alfariji mengusung artikel ilmiah berjudul Kilas balik turunnya produksi migas sebagai semangat baru dalam memanfaatkan potensi migas secara maksimal.

Menurutnya, selama dekade tekahir di Indonesia terjadi penurunan produksi migas. Hal ini tentu menjadi perhatian karena Indonesia memiliki potensi migas yang besar. Kondisi ini lah yang membuat Alfariji tertarik mengumpas masalah tersebut. Apa faktornya dan apa penyebabnya selama ini?.

“Kita perlu belajar dari kendala yang ada saat ini yang diduga menciptakan iklim investasi yang tidak menarik bagi para investor. Dengan demikian, kita bisa mencari solusi dan strateginya untuk meningkatkan produksi migas di Indonesia,” papar Alfariji.

Rektor ITNY, Dr Ir H Ircham MT mengapresiasi keberhasilan Alfariji yang telah meraih juaran 1 pada Kompetisi Geology Olimpic Day (GOLD IV) di Universitas Syah Kuala, Aceh. Keberhasilan ini membuktikan mahasiswa ITNY mampu berkompetisi dengan kampus lain di tanah air.

“Semoga keberhasilan Alfariji meraih juara 1 Geology Olimpic Day di Aceh dapat menginspirasi mahasiswa ITNY yang lain,” harap Ircham. (*)