Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) resmi menerjunkan  mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Ganjil TA 2020/2021. Sebanyak 580 Mahasiswa peserta KKN terdiri dari 6 program studi S1 diterjunkan secara virtual pada Senin pagi, 28/12/2020.

Pelaksanaan KKN secara daring dijadwalkan pada 28 Desember 2020 hingga 22 Januari 2021. Lokasi KKN di 4 Kapanewonan DIY dan Jawa tengah. Kepanewonan di DIY yaitu Nanggulan Kulonprogo dan Pundong Bantul, sedangkan  Jawa Tengah yaitu kabupaten Klaten, tepatnya Desa Pandes Wedi dan Desa Ceporan Gantiwarno.

Rektor ITNY, Dr Ircham, MT mengatakan bahwa meskipun dalam kondisi pandemi, namun kita masih bisa melaksanakan program-program perguruan tinggi, akademik, sekaligus bekerja sama dengan masyarakat.

“saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinovasi menerapkan apa yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan terjun dalam kegiatan KKN meskipun dengan kondisi yang terbatas.” terang Ircham.

Pihak Kapanewonan Nanggulan yang diwakili oleh Panewu Anom, Senija, S.IP., M.Si, Lurah Desa Srihardono, Kapanewonan Pundong, Awaludin, Lurah Desa Pandes, Heru Purnomo, STP., dan Lurah Desa Ceporan, Sutopo menyambut baik kedatangan para mahasiswa KKN ITNY secara virtual.

Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi (LPPMI) ITNY, Dr. Ani Tjitra Handayani menyampaikan bahwa Perguruan Tinggi tetap dituntut untuk menggerakkan sumber daya kampus, salah satunya melalui program KKN dengan tetap menerapkan kaidah protokol Covid-19.

Adapun prioritas program KKN ITNY untuk Periode Semester Ganjil TA 2020/2021 adalah Pembuatan peta digital, penyusunan profil desa, dan pengelolaan sampah yang difokuskan di lokasi Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Penyusunan profil desa dan video dokumenter, serta penyusunan digitalisasi batas administrasi padukuhan di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah. Sedangkan di Kelurahan Srihardono, Pundong, Bantul program yang dilaksanakan adalah pembuatan peta, updating data PBB dan KK terbaru, dan penyusunan desain teknologi penampungan sampah. Program peningkatan tata kelola administrasi pemerintahan, pembuatan video pariwisata, program inisiasi desa tangguh pandemic covid-19 untuk wilayah Kapanewonan Nanggulan

Dalam rangka turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan industri alat-alat kesehatan (alkes) di Indonesia, sekaligus dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyepakati kerja sama dengan PT Mega Andalan Kalasan (PT MAK). Penandatanganan dokumen kesepakatan kerja sama antara ITNY dengan PT MAK dilaksanakan di Mega Andalan Teknopark, Prambanan, Sleman pada hari Senin (21/12). Dalam kesempatan ini dilakukan penandatanganan dokumen Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T. dengan Vice President PT MAK, Ir. H. Susanto Sudiro, M.Sc., Ph.D. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Teknologi Industri ITNY, yang dalam hal ini diwakili oleh Dekan FTI, Dr. Daru Sugati, S.T., M.T. dengan pihak PT MAK.

Dalam pemaparannya, Vice President PT MAK, Ir. H. Susanto Sudiro, M.Sc., Ph.D. mengungkapkan nilai strategis dari industri alkes di Indonesia. Pemenuhan kebutuhan alkes sangat diperlukan, terutama untuk mendukung terlaksananya program jaminan kesehatan di Indonesia. Sementara kebutuhan alkes di Indonesia sebagian besar masih dipenuhi melalui impor. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi pelaku industri alkes dalam negeri untuk dapat berkompetisi dengan produk-produk alkes impor tersebut.

Dalam kesempatan ini, jajaran pimpinan ITNY beserta staf berkesempatan untuk mengunjungi laboratorium dan kawasan berikat yang dikelola oleh PT MAK. Laboratorium ini memiliki nilai penting pada mata rantai produksi PT MAK, khususnya terkait kontrol kualitas produk dan pengembangan komponen alkes.

Rektor ITNY mengungkapkan bahwa kerja sama antara ITNY dan PT MAK ini memiliki nilai strategis, khususnya untuk meng-upgrade kurikulum dan kompetensi lulusan dalam rangka menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri. Di samping itu, ITNY juga memiliki visi yang sama dengan PT MAK untuk menggairahkan industri alkes di Indonesia.

“ITNY sepakat bahwa produk dalam negeri, khususnya di bidang penyediaan alkes, harus merajai pasar alkes dalam negeri,”terang Rektor ITNY.

Dua minggu setelah berhasil meraih juara 3 Brawijaya Event Of Competition and Exhibition For Geoscientist 2020 (BRAVO GEO). Mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2017, Muh Alfariji beserta kedua temannya Vilman Sidik dan Agung Nugroho kembali meraih Prestasi membanggakan pada Borneo Geological Event 2020 (NEOGEN 1.0).

NEOGEN 1.0 merupakan suatu rangkaian kegiatan kompetisi yang diselenggarakan

oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas

Mulawarman.

Event ini diadakan dari tanggal 20 Oktober- 4 Desember 2020 secara daring dengan cabang perlombaan  Paper Competition, Poster Competition dan Photo Competition)

Pada tahun ini, NEOGEN 1.0  mengusung tema “Geoscience Research for the Development of indonesia New Capital” dengan 7 sub tema pilihan

Tim ITNY mengambil cabang perlombaan paper competition mengangkat sub tema “Remote sensing dan GIS”. dan berhasil meraih juara 2. Adapun juara 1 dan 3 diperoleh tim dari ITB dan UPN Veteran.

Alfariji mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat luar biasa terutama di bidang GIS dan remote sensing. Selain efektif dan efesien GIS juga sangat baik sebagai studi pendahuluan

“berbagai permasalahan di dunia geosain sekarang dapat di dekatkan dengan metode yang berbasiskan GIS atau secara metode tidak langsung” jelas Alfariji.

kompetisi ini di ikuti oleh 38 TIM dari berbagai perguruan tinggi negeri/swasta di Indonesia.

Kasub Bag Kemahasiswaan ITNY, Rizqi Mahbub, ST, MT  menjelaskan, bahwa  ITNY memiliki visi Technopreneur in Future Energy yang bisa diwujudkan dengan karya kreativitas dan inovasi dari mahasiswa.

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Teknik Geologi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY). Muh Alfariji dan Agung Nugroho, mahasiswa Teknik geologi ITNY angkatan 2017  berhasil meraih juara 3 Brawijaya Event Of Competition and Exhibition For Geoscientist 2020 (BRAVO GEO). Kegiatan ini merupakan salah satu acara competition yang diselenggarakan secara daring Ikatan mahasiswa Geofisika Universitas Brawijaya pada 8 Oktober hingga 27 November 2020.

BRAVO GEO  tahun ini mengusung tema ‘’The Role of Geoscientist In Sustainable National Development’’ dengan beberapa sub tema yaitu oil & gas, mining, conventional / unconventional Renewable Energy dan mitigasi.

BRAVO GEO saat ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi Negeri maupun swasta di Indonesia.

Pada lomba ini, Seluruh peserta  diharapkan mampu berfikir kreatif dan inovatif mengenai suatu permasalahan ataupun topik yang dibawakan dalam bentuk karya ilmiah (Essay Paper competition).

Alfariji dan Agung mengangkat dan menganalisa di bidang sub tema mining. Alasan mengambil tema ini karena Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam  terutama di bahan tambangnya.

“permasalahan yang timbul saat ini adalah susahnya menemukan deposit baru dan ini menjadi suatu tantangan tersendiri untuk dilakukan suatu kajian” jelas Alfariji.

Kaprodi Teknik Geologi, Adi Prabowo, ST, MT merasa bangga dengan prestasi para mahasiswa Teknik Geologi tersebut.

“kami akan selalu mensupport kreativitas  dan inovasi para mahasiswa Geologi  ITNY untuk terus mengembangkan bakat dan karyanya di dunia Geologi” pungkas Adi.

Pada Hari Jumat tanggal 04 Desember 2020 telah disepakati kerjasama dalam rangka pemenuhan kegiatan pada Kurikulum MBKM yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. Penandatanganna dilakukan oleh Rektor Institut Teknologi Nasional Yogyakarta Dr.Ir.H. Ircham, M.T dengan Rektor Universitas Mahakarya Asia Ferro Ferizka Aryananda, ST, MSc, MBA.

Kerjasama yang disepakati berupa pertukaran mahasiswa lintas program studi antara Universitas Mahakarya Asia dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta. Maksud Nota Kesepahaman ini adalah sebagai landasan hukum bagi para pihak untuk melakukan kerjasama yang berdasar pada asas saling membantu, mendukung dan taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan Nota Kesepahaman ini adalah untuk mengoptimalisasikan kemampuan masing-masing Pihak dalam melaksanakan, mengembangkan serta meningkatkan fungsi dan tugas masing-masing perguruan tinggi sesuai isi kesepakatan tersebut.

Dalam sambutannya oleh Rektor ITNY Dr.Ir.H Ircham, M.T mengatakan bahwa dalam perkembangan dewasa ini, Mahasiswa selaku calon generasi bangsa di analogikan bagaikan tanaman, dimana tanaman tersebut yang perlu selalu dipupuk agar menjadi seorang Problem Solver artinya suatu kali nanti mereka bisa kita persiapkan menjadi tenaga-tenaga ahli yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi pada negeri ini, Perguruan Tinggi sebagai lokasi sarana prasarana belajar harus mampu menjadi media untuk itu.

Dalam sambutanya juga Rektor Universitas Mahakarya Ferro Ferizka Aryananda, ST, MSc, MBA.menyebutkan bahwa dalam dunia pendidikan tidak ada istilah kompetensi antar lembaga pendidikan satu dengan lembaga pendidikan yang lain, namun lebih ditekankan perlunya kolaborasi di mana akan lebih baik jika saling membagi ilmu yang merupakan cirikhas yang dimiliki dari setiap lembaga pendidikan kepada lembaga pendidikan yang lain, agar dunia pendidikan semakin waktu dapat semakin baik.  Dari kedua sambutan Rektor tersebut bahwa sama-sama beranggapan perlunya kerjasama yang dilakukan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta dengan Universitas Mahakarya Asia perihal pertukaran mahasiswa lintas program studi guna untuk menambah wawasan mahasiswa terhadap lintas ilmu yang akan dipelajari selama di bangku kuliah.

Sesi terakhir diakhiri dengan sesi pengambilan dokumentasi oleh pihak Institut Teknologi Nasional Yogyakarta dengan Universitas Mahakarya Asia dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah