TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Untuk pertama kalinya, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) melaksanakan wisuda secara daring pada Sabtu (26/9/2020).

Ketua Pelaksana Wisuda 2020 ITNY, Andrea Sumarah Asih, ST, MT mengatakan periode wisuda kali ini merupakan saat yang istimewa karena dilaksanakan secara daring untuk 2 periode sekaligus, yaitu periode Maret dan September.

Menurutnya, wisuda periode Maret 2020 tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19.

Wisuda Sarjana dan Diploma ITNY 2020 kali ini meluluskan sebanyak 488 mahasiswa yang semuanya tetap berada di rumah masing-masing dan mengikuti secara virtual.

Adapun rinciannya, jelas Andrea, lulusan jenjang S-1 Teknik Sipil 34 orang, Perencanaan Wilayah Kota 70 orang, Teknik Mesin 58 orang, Teknik Elektro 64 orang, Teknik Geologi 106 orang, dan Teknik Pertambangan 109 orang, sedang lulusan jenjang Diploma III untuk prodi Teknik Mesin 24 orang dan Teknik Elektronika 23 orang.

Andrea menerangkan, wisuda periode ini untuk jenjang S-1 IPK rerata 3,06 dengan masa studi rerata 5,36 tahun. Sedangkan jenjang Diploma III IPK rerata 3,61 dengan masa studi rerata 3,06 tahun.

“Selain itu, terdapat 86 wisudawan yang berpredikat cumlaude dengan perincian Teknik Sipil 1 orang, PWK 11 orang, Teknik Mesin 5 orang, Teknik Elektro 9 orang, Teknik Geologi 17 orang, Teknik Pertambangan 7 orang, Teknik Mesin DIII 17 orang dan Teknik Elektronika DIII 18 orang,” tuturnya saat ditemui di ITNY, Sabtu (26/9/2020).

Selain menerima ijazah, transkrip nilai, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), sejumlah 79 wisudawan juga menerima sertifikat uji kompetensi berlisensi BNSP yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ITNY.

“Beberapa wisudawan juga berprestasi di berbagai bidang akademik maupun non akademik. Dengan demikian lulusan ITNY diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja,” ungkap Andrea.

Andrea menambahkan, pelaksanaan wisuda kali ini tetap diupayakan memiliki suasana hikmat. Rangkaian acara prosesi wisuda sama seperti wisuda saat luring.

“Bagi yang di luar Yogya kami kirimkan toga kepada mereka. Bagi yang tinggal di Yogya bisa mengambil di kampus. Orang tua juga mendampingi wisudawan dari rumah masing-masing selama prosesi, ” jelasnya.

Sementara itu, Rektor ITNY, Dr. Ir. Ircham, MT mengucapkan selamat kepada para wisudawan beserta keluarganya atas keberhasilannya dalam menempuh studi di ITNY.

“Kampus telah memberikan bekal kepada para mahasiswa, baik knowledge, skill maupun attitude yang membentuk kalian menjadi manusia yang berilmu, tangguh, pantang menyerah, berwawasan luas, beriman, dan peka terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, sekaranglah saatnya kalian mengabdikan diri bagi masyarakat, mengangkat martabat bangsa sejajar dengan negara-negara maju di dunia,” tuturnya.

Ircham menyampaikan, dengan jumlah mahasiswa sekitar 4.000, STTNAS/ITNY terus berbenah diri, tiada hari tanpa dilalui dengan evaluasi dan perbaikan yang berbuah prestasi.

“Fasilitas terus kami kembangkan, mulai kampus lapangan di Kulon Progo yang menjadi satu-satunya kampus lapangan milik PTS (perguruan tinggi swasta) di Indonesia, Student Center and Park, pengembangan laboratorium sampai pengembangan sistem IT dan infrastruktur maya. Semuanya dimaksudkan untuk memberikan layanan terbaik untuk mahasiswa,” ungkapnya.

Tahun ini, lanjut Ircham, sekitar 5 orang dosen sudah kembali ke kampus setelah studi doktor di berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri dan beberapa orang lagi segera selesai.

“Di bidang akademik, Institusi STTNAS saat ini telah terakreditasi B dari BAN Dikti. Saat ini ITNY ada di urutan 155 dalam ranking Dikti dari sekitar 4.000 lebih perguruan tinggi di Indonesia. Sedangkan versi Webometrik ada di ranking 140 dari 2000 lebih perguruan tinggi,” bebernya. (Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna)

 

Sejalan dengan komitmen Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) untuk ikut serta memerangi penyebaran Covid-19, ITNY mempersiapkan sistem kuliah daring bagi mahasiswa. Sistem kuliah daring ITNY, ELINAS (E-Learning Institut Teknologi Nasional Yogyakarta), akan mulai digunakan oleh sivitas akademika ITNY pada semester gasal Tahun Akademik 2020/2021.

ITNY sendiri telah melaksanakan kuliah daring sejak semester genap Tahun Akademik 2019/2020. Namun mengingat transisi dari kuliah luring menjadi kuliah daring harus dilakukan dengan waktu yang singkat, pimpinan ITNY mengambil kebijakan untuk membebaskan platform pembelajaran kuliah daring yang dapat digunakan oleh dosen. ITNY telah merancang sistem pembelajaran daring sejak sebelum pandemi Covid-19 melanda. Learning Management System (LMS) ITNY rencananya baru akan digunakan pada tahun akademik 2020/2021. Namun kondisi pandemi membuat perkuliahan daring harus berjalan lebih awal.

Wakil Rektor bidang Akademik, Dr. Ratna Kartikasari, S.T., M.T mengatakan bahwa untuk memantapkan LMS ITNY berbasis Moodle di halaman ELINAS ITNY, kami menggelar pelatihan pengelolaan proses pembelajaran secara daring menggunakan LMS ELINAS ITNY pada hari Senin-Jumat (14-18/9) di Kampus ITNY. Materi pelatihan LMS ELINAS ITNY dibawakan oleh Tim Task Force Kuliah Daring yang diketuai oleh Arif Basuki, S.T., M.T., dan beranggotakan tim IT, Bagian Administrasi Akademik, serta perwakilan masing-masing Program Studi di ITNY. Peserta pelatihan mendapatkan materi mengenai pengelolaan pembelajaran di LMS ELINAS ITNY yang meliputi teknis pembuatan materi perkuliahan, teknis penyampaian tugas kepada mahasiswa, serta teknis penilaian.

“Semua sivitas akademika diwajibkan mempergunakan LMS ELINAS ITNY dalam sekurang-kurangnya empat pertemuan pada semester gasal Tahun Akademik 2020/2021 ini”, terang Ratna

 

Harapannya, meskipun saat ini sistem yang ada belum sempurna, LMS ELINAS ITNY dapat semakin memudahkan mahasiswa untuk mengakses proses pembelajaran secara daring. Pelaksanaan proses pembelajaran secara daring ini juga menjadi salah satu pendukung upaya ITNY untuk menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran di luar kampus dalam implementasi kurikulum MBKM di ITNY ini perlu didukung oleh sistem pembelajaran daring yang memadahi.

Menjelang dimulainya Tahun Akademik 2020/2021, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan Pengenalan Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa Baru (PPTMB) 2020 pada hari Senin-Rabu (21-23/9) secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bergabungnya mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan kehidupan kampus bagi para mahasiswa baru.

Kegiatan PPTMB ITNY 2020 diisi dengan materi pendidikan karakter dan pengenalan kehidupan akademik dan non-akademik di lingkungan ITNY. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan PPTMB ITNY 2020 diselenggarakan secara daring sebagai wujud komitmen dari ITNY untuk turut serta memerangi penyebaran virus Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta.

PPTMB ITNY 2020 dilakukan dengan metode daring sinkron dan asinkron. Pelaksanaan kegiatan secara daring sinkron dilakukan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Sementara pelaksanaan kegiatan secara daring asinkron dilakukan menggunakan media Whatsapp dan Learning Management System (LMS) Kuliah Daring ITNY.

Pada hari pertama kegiatan, peserta PPTMB mendapatkan materi mengenai penanaman jiwa Pancasila dalam diri mahasiswa, yang dibawakan oleh Dr. Heri Santoso, S.S., M.Hum, dari Laboratorium Filsafat Nusantara Universitas Gadjah  Mada. Di samping materi tersebut, peserta PPTMB juga mendapatkan suntikan motivasi melalui sesi “Motivasi Indonesia Bersih”, yang dibawakan oleh Erik Hadi Saputra, S.Kom., M.Kom. dari Universitas AMIKOM Yogyakarta.

Peserta PPTMB  mendapatkan materi mengenai bela negara dan cinta tanah air yang dibawakan oleh Pasi Komsos Korem 072 Pamungkas Yogyakarta, Mayor Arm. Ronang Sasiarto. Selanjutnya, Peserta PPTMB juga dibekali dengan materi kesadaran lingkungan dan kesiapsiagaan bencana, pentingnya bergorganisasi bagi mahasiswa, serta sistem akademik dan kegiatan kemahasiswaan di Kampus ITNY.

Ketua Panitia PPTMB ITNY 2020, Rizqi Muhammad Mahbub, S.T., M.T. mengatakan bahwa peserta sangat antusias, meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring. Dalam sambutannya, Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, MT, juga memberikan pesan agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara antusias, meskipun pelaksanaan kegiatan ini tidak dalam kondisi yang ideal.

“PPTMB ITNY 2020 ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi-generasi technopreneur ITNY yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan yang begitu cepat,”terang Rektor ITNY.

 

Pemaparan Materi Bela Negara dan Cinta Tanah Air oleh Mayor Arm. Ronang Sasiarto dari Korem 072 Pamungkas Yogyakarta

 

Pemberian  Motivasi oleh Erik Hadi Saputra, S.Kom., M.Kom.

Stone surface background