Kali ini akan membahas “Peluang dan Tantangan Sertifikasi Profesi Bagi Lulusan Perguruan Tinggi”
Bersama:
Nara Sumber
Ibu Tety D.S. Ariyanto – Komisioner BNSP @tettyariyanto @bnsp_official

Moderator
Ibu Diah Suwarti Widyastuti-Kepala @lsp.itny

Dapatkan wawasan-wawasan menarik seputar sertifikasi profesi, peluang dan tantangan bagi lulusan perguruan tinggi dalam era disrupsi

Catat tanggal dan waktunya:
Hari: Sabtu, 1 Agustus 2020
Jam: 09.00 s.d 11.30 WIB
Live di Zoom
Gratis & bonus e-sertifikat

Untuk Mahasiswa ITNY Yogyakarta, Calon Asesi LSP ITNY, dan Umum
Daftar melalui >> bit.ly/ITNYKompeten_2 << dan konfirmasi ke 📲 Admin LSP ITNY wa.me/6282139796765

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Kembali meraih prestasi pada Program Kreativitas Mahasiswa bidang Gagasan Futuristik Kontruktif (PKM-GFK). Seperti yang tertera dalam surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Nomor:1588/E2/TU/2020 tentang Insentif PKM-KT dan PKM-GFK Tahun 2020 tertanggal 22 Juli 2020.  Prestasi ini diraih oleh Mahasiswa Teknik Geologi ITNY dengan ketua Juhair Al Habib yang beranggotakan Muhammad Hafiduddin dan Vertika Diandha Supraba dengan judul PKM GFK “Simbiosis Mutualisme Pendidikan dengan Pelajar Belajar untuk Mengajar”.

Hafiddudin mengatakan bahwa karya ini mengandung pesan untuk semua pihak bahwa mendidik dan mencerdaskan adalah tugas kita semua.

“lewat karya ini diharapkan semua bisa bercermin untuk sama-sama ikut mencerdaskan kehidupan bangsa”, jelas Hafiddudin.

Ani Apriani S.Si., M.Sc. selaku dosen pembimbing mengungkapkan bahwa Gagasan mengenai Pelajar Belajar untuk Mengajar berarti bahwa kita sebagai kaum terdidik harus turut mencerdaskan kehidupan bangsa meskipun kita masih berstatus mahasiswa.

Wakil Rektor bidang kemahasiswaan ITNY, Dr Hill Gendoet Hartono sangat mengapresiasi keberhasilan mahasiswa Geologi tersebut. Hill mengatakan bahwa pada era digital ini, mahasiswa harus mampu berprestasi melalui media massa.

“kami berharap semakin banyak mahasiswa kami yang mampu memikirkan tatakelola futuristik namun konstruktif” pungkas Hill.

PKM-GFK  didesain dan diekspos melalui media YOU TUBE. Sementara jenis media sosial seperti instagram, facebook dan lain-lainnya, untuk sementara waktu tidak digunakan.

Sidang pendadaran salah satu mahasiswa Program D3 Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Yogyakarta atas nama Adi pada hari Kamis (16/7) menjadi sebuah momen yang istimewa. Sidang pendadaran yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini dihadiri secara virtual oleh profesor dari Inggris, Chris Tapp.

Profesor Chris Tapp yang masih memiliki pertalian darah dengan Adi sendiri mengikuti sidang pendadaran ini dengan seksama dan penuh haru. Sebelumnya, Adi telah meminta ijin kepada tim dosen penguji untuk mengundang salah satu anggota keluarganya di dalam sidang pendadaran yang akan ditempuh.

Pembimbing Tugas Akhir dari Adi, Subardi, Ph.D. mengungkapkan bahwa kehadiran Chris Tapp menjadi satu hal yang unik dan belum pernah terjadi sebelumnya. Subardi juga memberikan apresiasi bagi terselesaikannya tugas akhir oleh Adi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Solopos.com, JOGJA – Fakultas Teknologi Mineral Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (FTM ITNY) menerima bantuan alat ukur tanah atau total station dan drone. Alat-alat itu menjadi rangkaian pemutakhiran fasilitas laboratorium.

Dekan FTM ITNY, Setyo Pambudi, mengatakan alat total station dan satu unit drone itu merupakan bantuan dari institusi. Alat itu penting guna menunjang riset pemetaan topografi yang biasa dilakukan dosen dan mahasiswa di prodi pertambangan dan geologi kampus setempat.

“Drone ini untuk pemetaan. Ini sangat bagus. Lebih mudah dan lebih mempercepat pekerjaan. Karena orang lapangan kan ada kendala medan yang tidak bisa dijangkau, kita bisa gunakan drone. Meskti tidak sedetail kalau datang langsung. Tapi bisa menggambarkan data-data hasil pengamatan dari atas,” ujar Setyo, saat ditemui Solopos.com di kantornya, beberapa waktu yang lalu.

Tak hanya itu, total station yang diterima FTM ITNY juga terbilang berfitur lengkap dan mutakhir. Alat ini memiliki kemampuan yang detil visual angka secara digital. Alat itu lazim dipakai di bidang pertambangan dan geologi untuk membantu membikin peta topografi untuk menghitung cadangan dan lainnya.

Penerimaan bantuan itu disusul dengan training terkait penggunaan alat tersebut. “Para kaprodi dan kepala laboratorium ditraining langsung dari penjual untuk operasional total station dan drone,” tutur dia.

Terkait pengelolaan alat itu, Fakultas akan menunjuk penanggung jawab khusus. Penanggung jawab itu akan mengikuti pelatihan khusus penggunaan alat-alat yang baru tadi. Selain itu, ia akan mendampingi ke lapangan terkait pengoperasian alat.

Tak Gagap Teknologi

Setyo berharap melalui pemutakhiran alat-alat laboratorium, mahasiswa FTM ITNY bisa berpikir jauh ke depan. Pada era yang serba menggunakan IT, mahasiswa tidak lagi gagap teknologi.

Lulusan FTM ITNY juga terbiasa dengan kerja lapangan. Terjun ke lapangan penitng dalam penyusunan pemetaan geologi untuk tugas akhir mahasiswa.

“Itu kerja-kerja dengan skill langsung di lapangan yang kami siapkan. Dari segi ilmu dan mental. Ada pula kuliah lapangan secara berkala. Jadi sudah terbiasa di lapangan saat di dunia kerja,” terang Setyo.

Tak heran jika dalam satu angkatan, Prodi Teknik Pertambangan bisa memiliki enam kelas peserta didik. Baik prodi pertambangan dan geologi keduanya menjadi favorit mereka yang mendalami bidang ini.

 

Dalam rangka turut mengendalikan penyebaran Virus Corona, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta melakukan kolaborasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada hari Sabtu (11/7), gabungan civitas akademika UMY dan ITNY menyelenggarakan Workshop Mitigasi Bencana Covid-19 bagi guru dan siswa di SD Muhammadiyah Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini terselenggara berkat kolaborasi antara UMY, ITNY, beserta Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah. Dalam kegiatan ini, tim civitas akademika gabungan UMY dan ITNY diketuai oleh Dr. Seplika Yadi, ST, MT dari UMY, dengan anggota Restu Faizah, ST, MT dan Muhammad Ibnu Syamsi (UMY) beserta Retnowati Setioningsih, ST, MT (ITNY).

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi seputar penyakit Covid-19, cara pencegahan penyebaran penyakit Covid-19, serta protokol kesehatan di masa pandemi. PP Muhammadiyah sendiri berdasarkan surat edaran dari Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah No. 06/I.4/F/2020 belum mengijinkan dilakukannya tatap muka di lingkungan sekolah. Apabila pertemuan tatap muka mendesak untuk dilakukan, seperti pertemuan antara guru dengan orangtua atau wali siswa, maka protokol kesehatan seperti anjuran menjaga jarak aman minimal satu meter, penggunaan masker, dan kewajiban cuci tangan harus diterapkan secara ketat.

Tim civitas akademika dari UMY dan ITNY serta MCCC PP Muhammadiyah juga memberikan bantuan bagi SD Muhammadiyah Banyuraden, Gamping berupa paket hand sanitizer gel dan masker. Setiap peserta workshop juga mendapatkan hand sanitizer dari penyelenggara kegiatan.

Kepala SD Muhammadiyah Banyuraden, Madilah, S.Ag. memberikan apresiasi bagi tim civitas akademika UMY dan ITNY serta MCCC PP Muhammadiyah yang telah melaksanakan workshop. Menurut Madilah, S.Ag., penerapan protokol kesehatan akan disiapkan secara lebih matang setelah pelaksanaan workshop ini.

“Kami berharap agar UMY dan ITNY dapat melanjutkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekolah kami,”terang Madilah, S.Ag.

LSP ITNY pada hari Sabtu, 18 Juli 2020 telah mengadakan webinar dengan topik Kebutuhan SDM Industri Yang Terampil Dan Kompeten di Era Revolusi Industri 4.0. untuk mendapatkan update terkini tentang kebutuhan SDM di dunia Industri dengan 3 narasumber yakni Ibu Diah Suwarti W, S.T., M.Eng. yang menjabat kepala LSP ITNY, Bapak Tugino, S.T., M.T. sebagai Dekan Fakultas Vokasi ITNY dan Bapak Suharnoko Harbani salah satu alumni STTNAS/ITNY yang menjabat sebagai Factory Integration Head di PT. Infineon Company Batam yakni perusahaan yang bergerak pada global leading semiconductor player yang masuk top ten global company. Kegiatan webinar ini diikuti oleh 86 peserta yang berasal baik dari mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pemerintahan.

Webinar ini memberikan update informasi terkait kebutuhan SDM industri yang terampil dan kompeten dan hubungan antara dunia pendidikan, kebutuhan SDM dari industri dan peran dari LSP dalam memenuhi kebutuhan SDM industri yang terampil dan kompeten. Karena yang seperti diketahui bahwa kebutuhan SDM didunia industri sering tidak sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan sehingga hal ini memerlukan suatu solusi agar kebutuhan SDM industri dapat terpenuhi dengan SDM yang kompeten. Dalam penyampaiannya materi terkait peran LSP dalam sertifikasi kompentensi, Ibu Diah Suwarti memberikan gambaran bahwa LSP memberikan peran terkait pembuktian kompetensi dari proses latihan, praktek telah dilakukan di dunia pendidikan/pelatihan. Menurut Bapak Tugino dalam penjelasan materinya bahwa perkembangan jaman menuntut kesiapan lulusan memenuhi kebutuhan SDM industri melalui pengembangan kurikulum, teknik pembelajaran (praktik, magang, kompetisi, dll), agar menjadikan lulusan terampil yang diperlukannya pembuktian melalui sertifikat kompetensi. Sedangkan, dari dunia industri kebutuhan tenaga kerja yang kompeten itu harus memiliki soft skill dan hard skill yang banyak didapat saat menempuh pendidikan atau pelatihan.

Menutup acara, dapat disimpulkan bahwa sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dan diperlukannya pembuktian kompetensi melalui sertifikasi kompetensi di LSP dapat menjadi solusi terhadap ketidaksesuaian antara kebutuhan SDM dunia industri dengan SDM yang tersedia.

”Peluang Kerja Teknik Sipil di Masa Depan : Lingkup Profesi Wanita Teknik Sipil” dan “Peran Penting Teknik Sipil di Dunia Minyak dan Gas”

Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Yogyakarta menggelar Webinar secara berkala dengan tajuk webinar pada sesi pertama adalah  ”Peluang Kerja Teknik Sipil di Masa Depan : Lingkup Profesi Wanita Teknik Sipil” yang diisi oleh Alumni Prodi Teknik Sipil ITNY Maria Sumira, S.T dan Alyis Alawia, S.T,. Dan untuk sesi ke dua dengan tajuk “Peran Penting Teknik Sipil di Dunia Minyak dan Gas” diisi oleh M. Akzan Eka Saputra, S.T, dimana M. Akzan juga merupakan alumni Teknik Sipil ITNY yang bekerja di PT.Pembangunan Perumahan (Persero) yang berada di Proyek Tangguh LNG. Acara Webinar tersebut di gelar melalui apikasi Zoom Meeting  pada Senin, 29 Juni 2020 dan Senin, 13 Juli 2020 pukul 10.00 WIB.

Ketua Program Studi Teknik Sipil dan Ikatan Dosen Teknik Sipil ITNY berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah sharing dunia teknik sipil untuk siswa alumni SMA atau SMK yang sedang bingung menentukan pilihan dan serta untuk mahasiswa teknik pula. Dunia Teknik Sipil mempunyai lingkup yang sangat luas, tidak hanya di prioritaskan untuk kaum adam, tetapi untuk kaum hawa pula. Banyak dunia konstruksi yang memilih peran kaum hawa sebagai bagian dari proyek mereka. Selain pembahasan gender dalam dunia teknik sipil, Program Webinar yang diadakan oleh Panitia Webinar Teknik Sipil ITNY telah membahas pula peran Teknik Sipl di Dunia Migas, yang dewasa ini masih dianggap belum familiar bagi teknik sipil, namun ternyata teknik sipil sangat berperan dalam Proyek Konstruksi tersebut.

Acara ini sangat menarik minat para calon Mahasiswa yang sedang mencari tempat mereka untuk menuntu ilmu. Dari data panitia acara, acara ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi dan alumni SMA/SMK dari beberapa daerah seperti Sumatera selatan, Jawa Tengah ,Jawa Barat, Yogyakarta, Sulawesi selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku Tengah Kalimantan Utara Jawa Timur serta daerah daerah lain.

Untuk program selanjutnya, acara Webinar ini akan di adakan pada Selasa, 28 Juli 2020 pukul 10.00 WIB dengan tema “ Teknik Sipil dan Bangunan Bertingkat Tinggi (High Rise Building)” yang rencananya akan disi oleh Alumni Teknik Sipil ITNY Arhad Hartadi, S.T yang telah bekerja di PT. Shimizu Bangun Cipta Kontraktor.

 

Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LPPMI) Institut Teknologi Nasional Yogyakarya (ITNY) kembali dengan inovasi terbarunya untuk menyelesaikan sejumlah problem di masyarakat.

Kali ini, diinisiasi oleh Yohannes Agus Jayatun, selaku dosen Teknik Mesin ITNY dengan membuat perangkat pembakaran sampah non organik ramah lingkungan yang dinamakan Domestik Incinerator.

“Kita tahu sampah non organik, semisal pampers bayi, pembalut wanita juga sampah medis menjadi masalah serius. Untuk itulah alat ini kami ciptakan,” kata Agus Jayatun kepada Tribun Jogja, Senin (13/7/20202).

Lebih jauh, Agus Jayatun menjelaskan secara teknis incinerator membakar sampah yang tidak terurai menggunakan tiga tingkat ruang pembakaran yang nyaris sempurna sehingga tidak menimbulkan polusi berlebihan.

“Tingkat pertama adalah pyrolisis yakni membakar sampah padat menjadi asap, di tingkat kedua partikel asap diikat dengan uap air dan ditingkat terakhir kembali dibakar. Asap yang awalnya hitam pekat akan berubah menjadi asap putih yang lebih ramah lingkungan,” paparnya.

Ia mengaku penyempurnaan Domestik Incinerator ini pihaknya dibantu oleh mahasiswa Teknik Mesin ITNY sebagai bagian dalam tugas perkuliahan.

“Alat ini sudah bekerja baik, tapi kami masih terus melakukan penyempurnaan, bahkan harapannya bisa mempunyai nilai ekonomis,” ujarnya.

Kepala LPPMI ITNY Ani Citra Handayani menyampaikan perangkat hasil kegiatan PKM- LPPMI ITNY berupa Domestik Incinetator ini resmi diberikan kepada Pemerintah Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Klaten sebagai Tri Dharma dosen ITNY untuk membantu teknik pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Kami bangga dengan alat cipataan Agus Jayatun, harapannya terus dikembangkan, dan bisa hilirisasi sampai ke industri. Untuk itu kamu perlu dukungan dari Pemerintah Desa Pandes,” ujarnya.