Protokol & pedoman keselamatan kesehatan terlampir

Jumlah tenaga ahli di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota masih sangat terbatas. Hal ini menyebabkan kebutuhan lulusan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia masih sangat tinggi. Peluang ini perlu ditangkap oleh mahasiswa maupun alumni Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Di samping pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni di bidangnya, mahasiswa dan alumni Perencanaan Wilayah dan Kota wajib memiliki attitude yang baik serta soft skill yang memadahi.

Prospek serta tuntutan dunia kerja bagi alumni Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ini menjadi tema utama dalam Diskusi Online Ngopi Pagi (Ngobrol Pintar Planologi) #1 yang diselenggarakan oleh Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) pada hari Sabtu, 20 Juni 2020. Kegiatan diskusi online tersebut menghadirkan tiga orang pemantik diskusi, yakni Steven Lennon dari Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan, Kabupaten Sintang, Rico Ardianto dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, serta Rika Susanti dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Ketiga pemantik diskusi merupakan alumni Prodi PWK ITNY.

Dalam diskusi online tersebut, ketiga materi memaparkan pentingnya bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh studi di Prodi PWK ITNY. Metode pembelajaran yang diterapkan di PWK ITNY diakui oleh para alumni sangat membantu mereka dalam beradaptasi di dunia kerja.

“Pembelajaran di Studio Perencanaan, misalnya, menjadi salah satu model pembelajaran yang mengenalkan kami pada situasi di dunia kerja,”terang Rika Susanti, salah satu pemantik diskusi.

Menurut Ketua Program Studi PWK ITNY, Yusliana, S.T., M.Eng., kegiatan Ngopi Pagi ini akan dilaksanakan secara berseri. Jika pada edisi pertama, kegiatan diskusi online ini menghadirkan alumni yang bekerja di Pulau Kalimantan, maka untuk edisi selanjutnya alumni dari berbagai daerah juga akan diundang untuk memberikan sharing pengalaman. Ngopi Pagi sendiri digagas sebagai sebuah melting pot antara mahasiswa, alumni, dan dosen di Prodi PWK ITNY dengan masyarakat umum. Melalui kegiatan diskusi ini, Prodi PWK ITNY juga berkesempatan untuk mendapatkan masukan dalam rangka pengembangan kurikulum.

“Prodi PWK ITNY membuka ruang yang sebesar-besarnya bagi alumni untuk berkontribusi bagi pengembangan program studi melalui kegiatan ini,” pungkas Ketua Program Studi PWK ITNY.

 

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) berupaya untuk senantiasa memberikan layanan akademik dan non-akademik terbaik di tengah masa pandemi Covid-19 ini. Selain melaksanakan kegiatan perkuliahan secara daring, ITNY juga mendatangkan praktisi serta pelaku industri untuk berbagi pengetahuan dan  pengalaman meskipun secara daring. Hal ini dilakukan agar proses capacity building bagi mahasiswa tidak berhenti selama masa pandemi ini.

Salah satu upaya untuk mendatangkan pelaku industri secara daring adalah dengan menyelenggarakan kuliah umum online, seperti yang dilaksanakan oleh Fakultas Vokasi ITNY pada hari Sabtu, 20 Juni 2020. Kuliah umum online ini diisi dengan materi dari Bapak Ir. Zulkifli Harun selaku Power Maintenance Manager, Production Quality Manager, dan Technical Control Manager di PT Suzuki Indomobil Motor. Ir. Zulkifli Harun yang juga merupakan alumni Teknik Elektro ITNY ini memberikan materi mengenai Aplikasi PLC dan Robotik untuk Sistem Otomatisasi di Dunia Industri Otomotif.

Menurut Dekan Fakultas Vokasi ITNY, Tugino, ST, MT, kuliah umum online ini dilaksanakan untuk memberikan bekal pengetahuan bagi mahasiswa terkait aplikasi dari ilmu yang dipelajari di perkuliahan. Dengan mendatangkan praktisi diharapkan mahasiswa memperoleh pengetahuan baru mengenai perwujudan nyata di lapangan dari apa yang telah dipelajari di dalam kelas.

Kegiatan kuliah umum online ini diikuti oleh mahasiswa serta dosen dari Fakultas Vokasi dan Fakultas Teknologi Industri ITNY. Kegiatan kuliah umum online ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin untuk menunjang proses perkuliahan yang selama masa pandemi ini dilakukan secara daring.

“Kuliah umum online ini dirancang agar proses pembelajaran di Fakultas Vokasi ITNY dapat lebih bervariasi, sehingga dapat mengurangi kejenuhan selama menjalani proses pembelajaran jarak jauh ini,” pungkas Dekan Fakultas Vokasi ITNY.

Dalam rangka kegiatan pengganti Kuliah Lapangan 2, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (PWK ITNY) menyelenggarakan Webinar bertema “Sustainable Livelihood di Masa Pandemi”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai hari Kamis hingga Jumat, 18-19 Juni 2020. Pelaksanaan webinar ini dilakukan menggunakan media Zoom Meeting.

Kegiatan Kuliah Lapangan 2 sendiri sebenarnya merupakan bagian dari kurikulum Prodi PWK ITNY. Dalam kondisi normal, mahasiswa akan menjalani dua kali Kuliah Lapangan. Sedianya kegiatan Kuliah Lapangan 2 ini dilaksanakan di Pulau Bali sebagai bagian dari implementasi kerjasama dengan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Namun situasi pandemi ini menyebabkan kegiatan Kuliah Lapangan 2 dialihkan dalam bentuk kegiatan lain.

Webinar ini diisi oleh empat pemateri. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai “Strategi Optimasi dan Keberlanjutan Proses Pembangunan Masyarakat dalam Masa Pandemi Covid-19” dengan pemateri Ketua Desa Wisata Panglipuran, Bali, Drs. I Nengah Moneng dan materi mengenai pengelolaan sektor informal dari Walikota Yogyakarta periode 2001-2011, H. Herry Zudianto. Sementara pada hari kedua materi yang siampaikan adalah terkait adaptasi ruang dan aktivitas budaya di masa pandemi yang dibawakan oleh Ir. I Gusti Putu Anindya Putra, MSP dan Ni G.A. Diah Ambarwati Kardinal, ST, MT dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, serta materi terkait keberlanjutan di dalam pengembangan ekonomi lokal yang dibawakan oleh Direktur Yayasan Cindelaras Paritrana, Francis Xavier Wahono, Ph.D.

Menurut Ketua Pelaksana Kuliah Lapangan 2, A.Yunastiawan Eka Pramana, pelaksanaan Kuliah Lapangan 2 melalui webinar ini sebenarnya tidak ideal karena mahasiswa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman langsung di lapangan. Perkembangan situasi terkait pandemi Covid-19 ini membuat Prodi PWK ITNY mengambil keputusan untuk menggelar webinar sebagai pengganti kegiatan Kuliah Lapangan 2. Dengan demikian, peserta dapat tetap memperoleh sharing ilmu dan pengalaman dari ahli di bidangnya masing-masing meskipun tanpa harus turun ke lapangan.

“Yang ditekankan disini adalah upaya Prodi PWK untuk memenuhi Learning Outcome dari kegiatan Kuliah Lapangan sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menimba ilmu dan pengalaman dari ahli di bidangnya”, pungkas Ketua Prodi PWK ITNY, Yusliana, S.T., M.Eng.