Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) melalui Program “ITNY Bakoh” memberikan bantuan berupa barang-barang kebutuhan pokok. Bantuan ini diberikan bagi mahasiswa-mahasiswi ITNY yang bertahan di Jogja selama masa pandemi Covid 19 ini. Selain dari kampus,  Kegiatan ini juga merupakan hasil penggalangan dana dari dosen, karyawan, dan alumni ITNY.

ITNY sendiri  menerapkan pembelajaran daring selama masa pandemi ini. Meskipun demikian, Rektor ITNY menghimbau mahasiswa-mahasiswi ITNY untuk tidak pulang kampung demi mencegah penyebaran Virus Corona di daerah asal mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa ITNY memilih untuk menuruti anjuran Rektor ITNY tersebut dan tetap tinggal di Jogja.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Promosi, Ridayati, S.Si., M.Sc., salah satu kesulitan yang dialami oleh mahasiswa yang bertahan di Jogja adalah terkait pemenuhan kebutuhan pokok. Meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun banyak pelaku ekonomi yang mengurangi aktivitasnya. Hal ini sering menimbulkan kesulitan bagi mahasiswa untuk berbelanja dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-harinya, seperti beras, minyak goreng, dan perlengkapan mandi.

“Paket bantuan yang diberikan berisi beras, mie instant, telur, dan minyak. Jumlah paket diberikan kurang lebih 800 paket,” terang Rida.

Bantuan sembako ini dibagikan oleh Tim Humas ITNY yang dibantu oleh beberapa relawan mahasiswa. Mahasiswa penerima bantuan ini tidak perlu datang ke kampus untuk mengambil bantuan. Penyerahan bantuan dilakukan di kost mahasiswa penerima bantuan atau pada titik-titik kumpul dengan tetap melakukan physical distancing. Pelaksanaan penyerahan bantuan ini masih akan berlangsung hingga minggu terakhir sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Rektor ITNY, Dr. Ir. H. Ircham, M.T. dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud dari usaha ITNY untuk “ngaruhke” dan “ngopeni” mahasiswa ITNY yang berada di Jogja selama masa pandemi ini. Pihak kampus sendiri menurut Rektor ITNY telah melakukan upaya semaksimal mungkin agar pelayanan terhadap mahasiswa dapat tetap berjalan selama masa pandemi ini. Di samping memberikan bantuan bagi mahasiswa dan melaksanakan kuliah daring, ITNY juga membuka layanan administrasi dan akademik bagi mahasiswa melalui hotline.

“Kami mengusahakan yang terbaik bagi anak-anak kami, sehingga orangtua di kampung halaman dapat merasa tenang dengan kondisi putra dan putrinya selama menempuh studi di ITNY,” pungkas Ircham.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Ditengah wabah Virus Corona atau Covid-19, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) tetap membuka pendaftaran mahasiswa baru (maba) Tahun Ajaran 2020/2021. Pendaftaran maba dilakukan secara online. Calon mahasiswa dapat mengakses laman website www.pmb.itny.ac.id.

“Calon mahasiswa baru dapat mengisi formulir melalui online,” kata Rektor ITNY Dr Ir H Ircham MT, Sabtu (4/4/2020).

Dalam laman tersebut ada sejumlah petujuk yang harus diikuti dan diisi oleh calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di kampus technopreneur terbaik di Jogja. Antara lain, calon mahasiswa mengisi data identitas diri, asal sekolah.

“Calon mahasiswa cukup menggunakan nilai raport ketika akan mendaftar ke ITNY,” tambah Ircham.

Selain itu, kampus ITNY telah menyiapkan sistem pelayanan online bagi mahasiswa yang masih aktif. Layanan administrasi dan admisi tersebut dapat diakses melalui formulir layanan yang tersedia secara online atau dengan mengakses hotline layanan administrasi di lingkungan ITNY.

“Karena wabah Covid-19, perkuliahan dan praktikum mahasiswa ITNY dilakukan secara online. Termasuk pendaftaran mahasiswa baru dilakukan secara online dengan nilai raport,” papar Rektor ITNY Dr Ir H Ircham MT.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Bencana Nasional Covid-19 tak menghalangi civitas akademika Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), sebelumnya STTNAS Yogyakarta, melakukan kuliah praktek. Kegiatan perkuliahan praktek oleh Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) pada semester genap 2019/2020 tersebut diselenggarakan secara online.

Studio Wilayah dilaksanakan bersama dengan PWK ITN Malang (join studio) dengan tema Tata Ruang Tanggap Bencana untuk Wilayah Kabupaten Malang. Dalam perkuliahan ini produk yang dihasilkan akan memuat rencana tata ruang wilayah dengan penekanan pada kesiapan struktur wilayah dalam menghadapi kondisi darurat bencana, termasuk bila harus dilakukan karantina wilayah seperti saat ini.

“Jadi, kuliah praktek yang dilaksanakan bagian dari merespon kondisi yang terjadi di negara kita Indonesia yang sedang dilanda wabah Covid-19,” kata Arief Setiawan ST, MT, dosen PWK ITN Malang dalam siaran pers kepada Humas ITNY, Minggu (5/4/2020).

Kepala Humas ITNY, Ridayati mengatakan dalam kondisi biasa, pelaksanaan mata kuliah bersama ini meliputi kegiatan survei lapangan, penyusunan produk studio dan presentasi yang dilakukan secara bersama-sama. Namun, karena situasi yang terjadi saat ini sedang ada wabah Covid-19, metode pengumpulan data dilakukan secara online. Yaki, dengan menyimak penjelasan dari narasumber yaitu Arief Setiawan ST MT, dosen PWK ITN Malang.

Dalam perkuliahan praktek lapangan ini dilaksanakan dua kali. Yakni, pada Kamis, 3 April 2020 dan selanjutnya akan dilaksanakan pada minggu ke-3 pada April mendatang. Dengan adanya kuliah praktek secara online ini para mahasiswa sangat terbantu.

“Sebab, paparan tersebut dapat melengkapi data yang telah diperoleh melalui survei internet sebelumnya,” terang Kepala Humas ITNY, Ridayati ketika menjelaskan bahwa kuliah praktek tetap dilaksanakan secara online ditengah wabah Covid-19.

 

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 membuat berbagai aktivitas masyarakat terganggu. Termasuk aktivitas perkuliahan yang ada di Kampus ITNY (Institut Teknologi Yogyakarta) yang sebelumnya STTNAS. Nah, agar perkuliahan semester genap tetap berjalan, ITNY memberlakukan perkuliahan dengan sistem daring atau online.

Kebijakan kuliah secara online selama masa tanggap darurat wabah Covid-19 ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Yakni, masyarakat dan lembaga ikut menyukseskan physical distancing sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona di Indonesia.

Rektor ITNY, Dr Ir H Ircham MT mengatakan, ITNY berkomitmen berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Virus Corona. Langkah yang dilakukan yaitu meniadakan aktivitas perkuliahan, praktikum, dan praktek lapangan secara tatap muka. Kemudian, menggantinya dalam bentuk kegiatan daring (online).

“ITNY sendiri sudah mengembangkan sistem kuliah online di website kuliah.itny.ac.id. Pelaksanaan kuliah daring kita akselerasi dari yang harusnya akan di-launching di tahun ajaran mendatang menjadi kita rintis di semester ini,” kata Ircham.

Tak hanya aktivitas perkuliahan yang dilaksanakan secara daring, aktivitas pelayanan administrasi dan admisi juga dilakukan secara daring. Untuk layanan administrasi, civitas akademika ITNY dapat mengakses layanan tersebut melalui formulir layanan yang tersedia secara online atau dengan mengakses hotline layanan administrasi di lingkungan ITNY.

Layanan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)  dapat diakses secara online. Sehingga, calon mahasiswa baru dapat melakukan pendaftaran dan proses seleksi dari rumahnya masing-masing.

“Calon mahasiswa baru yang ingin bergabung dengan salah satu kampus technopreneur terbaik di Jogja ini juga tetap bisa melakukan pendaftaran dengan mengunjungi website pmb.itny.ac.id,” terang Rektor ITNY Dr Ir H Ircham MT yang menerangkan kebijakan kuliah daring selama masa tanggap darurat wabah Covid-19.