Kegiatan “Talent Management Seminar” ini dilakukan untuk membekali calon wisudawan STTNAS Yogyakarta dalam menghadapi dunia kerja, dengan meningkatkan kompetensi manajerial calon lulusan STTNAS Yogyakarta , agar mereka mampu menjadi the right worker for the right job dan mudah diterima oleh berbagai perusahaan nasional dan multinasional. Talent management seminar akan dilaksanakan pada 30-31 Januari 2019 di gedung D.21
Bagi calon wisudawan & wisudawati periode februari 2019 diharap konfirmasi kehadiran melalui link dibawah ini :
http://bit.ly/sttnastalent
Info lebih lanjut dapat menghubungi kontak dibawah ini
email : bamawa@sttnas.ac.id | Phone : +62 838-6660-3043 BAK

Memasuki era industri digital atau industri 4.0, semakin banyak Industri yang menggunakan teknologi otomasi diantaranya robotik dan IOT. Salah satu yang terpenting agar Indonesia bisa beradaptasi dengan baik di industri 4.0, ialah menyiapkan sumber daya manusia yang dapat menguasai teknologi tersebut. Saat ini SDM Lulusan Perguruan Tinggi Indonesia belum maksimal dari sisi penguasaan teknologi khususnya dibidang Robotik dan IOT. Oleh karena itu, salah satu Dosen STTNAS Tugino, S.T,M.T. belajar Teknologi robotik dan IOT di Yalong College China pada 14-20 Januari 2019. Setelah melakukan pembelajaran tersebut nantinya diharapkan akan mengembangkan teknologi Robotik dan IOT terutama untuk penyiapan Lulusan STTNAS agar mampu bersaing di dunia kerja dalam menghadapi era Industri 4.0. Saat ini teknologi Robot dengan artificial intelligence (AI) sudah banyak digunakan dan nantinya akan berkembang lebih besar lagi. Para pakar meramalkan bahwa di tahun 2020, dunia akan memasuki era Industri 4.0. Di era tersebut, akan banyak bermunculan robot canggih,superkomputer, kendaraan otonom, 3D printing, serta pengoptimasian fungsi otak manusia dengan editing genetik dan perkembangan neuroteknologi. Revolusi Industri4.0 tersebut akan menyebabkan disrupsi atau gangguan bukan hanya di bidang bisnis saja, namun juga pada pasar tenaga kerja termasuk penyerapan lulusan perguruan tinggi. Hal ini berarti akan ada banyak jenis pekerjaan yang hilang dan tergantikan oleh fungsi robot atau artificial intelligence. Para tenaga kerja manusia pun tidak menutup kemungkinan akan menghadapi jenis pekerjaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, sehingga revolusi ini mau tak mau menuntut kita untuk terus mengembangkan skill yang sekiranya dapat bermanfaat serta mumpuni di masa depan yang dibutuhkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0. Kampus STTNAS tidak ingin ketinggalan sehingga berusaha menyiapkan kemampuan yang dibutuhkan di RevolusiIndustri 4.0 mulai dari sekarang.

Tata tertib UAS semester gasal TA 2018/2019 :

1. Peserta ujian yg terlambat lebih dari 30 menit tidak diperbolehkan mengikuti ujian

2. Presensi ujian dilakukan 2x yaitu saat awal ujian dan saat mengumpulkan lembar jawab

 

 

Sebanyak 70 Universitas ikuti pameran perguruan tinggi di Gedung GOR Malang. Kegiatan yang digelar selama dua hari yakni 06 Januari 2019 ini, tidak hanya diikuti universitas dan perguruan tinggi di Jawa Tengah saja, melainkan dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan kota pelajar Yogyakarta.
Koordinator Expo Perguruan Tinggi MGBK Malang 2019, Eva saat ditemui humas STTNAS disela-sela kunjungan Stand mengatakan, Pameran perguruan tinggi ini digelar dalam rangka untuk memberikan informasi kepada masyarakat, terutama bagi kelas XII tingkat SMA sederajat yang tahun ini menghadapi kelulusan.
“Hari pertama pameran sekaligus pembukaan, digelar Minggu (06/01/2019) dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.” jelasnya.
Tujuan diadakan acara gebyar gemilang STTNAS Ikuti Expo Perguruan Tinggi MGBK Malang 2019 ini dengan harapan siap menyongsong generasi emas yang hebat dengan mengusung tema, ‘Gebyar Milenial Peningkatan Profesionalisme Layanan Bimbingan Konseling Dalam Pemantapan Studi Lanjut dan Pilihan Karier Melalui Kegiatan Expo Perguruan Tinggi dan Entrepreneurship’.
Sementara itu, Eva Koordinator Expo Perguruan Tinggi MGBK Malang 2019 mengatakan, kegiatan pameran pendidikan ini sebagai pelayanan untuk melayani peserta didik dalam memahami dirinya sendiri, baik secara individual maupun secara kelompok. Supaya mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam perkembangan kehidupan pribadi dan sosialnya.
Ridayati selaku Humas STTNAS menyampaikan apresiasi, Pameran atau expo perguruan tinggi ini sejak dari tahun ke tahun tren pesertanya semakin meningkat. Termasuk jumlah perguruan tinggi yang turut andil dalam kegiatan tersebut, serta STTNAS selalu ambil bagian dalam kegiatan ini untuk menginformasikan program studi di STTNAS.
”Pada awal pelaksanaan dahulu ada 50-an perguruan tinggi yang Ikut serta, tahun berikutnya bertambah menjadi 65, dan tahun ini ada 70 perguruan tinggi yang ikut serta,” terangnya.
Pihaknya (STTNAS) berpendapat dari kegiatan pameran semacam ini, dapat membantu pelajar sekolah SMA sederajat yang ada di wilayah Malang dan sekitarnya untuk mendapatkan informasi dan sosialisasi dari perguruan tinggi di Yogyakarta pada khususnya dari STTNAS sendiri.
“Ini sangat membantu sekolah. Sebab kalau datang di masing-masing perguruan tinggi tentu menyita waktu,” ujarnya.

SMA Negeri 7 Lampung mengunjungi Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) Yogyakarta pada Kamis, 27 Desember 2018. Dalam kunjungan ini, SMA yang dikenal sebagai salah satu SMA favorit di Bandar Lampung ini membawa 120 siswa kelas XI dan XII yang didampingi oleh 30 guru pendamping. STTNAS Yogyakarta adalah satu-satunya perguruan tinggi Yogya yang dipilih untuk dikunjungi dengan bertajuk “SMA Negeri 7 Lampung Goes To Campus” ini adalah untuk memperkenalkan siswa-siswi dengan kampus teknik di Yogyakarta sebagai motivasi. Menurutnya, siswa-siswi sangat butuh informasi terutama mengenai jalur masuk yang dapat ditempuh.
Rombongan diterima langsung oleh Pembantu Ketua III STTNAS Dr. Hill Gendoet Hartono, ST,MT dan Kepala Promosi dan Humas STTNAS Ridayati, S.Si., M.Sc, dan Ketua Promosi STTNAS Drs. Suparyanto, di Auditorium Ir. H. Pietoyo Sukarbowo STTNAS. Hill mempresentasikan secara singkat Jurusan – jurusan yang ada di Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS). Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan jalur masuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STTNAS yang bisa ditempuh oleh siswa diantaranya: jalur Bidikmisi, jalur Undangan, jalur Tulis, dan jalur Prestasi.
Dilanjutkan Presentasi Mahasiswa Teknik Sipil yang menyampaikan prospek Teknik Sipil Kepada Siswa SMA N 7 Bandar Lampung, dan Presentasi Alumni Teknik Elektro Abdi Gespen, ST yang Menyampaikan Tentang Elektro dan Prestasi Robotik
Acara dilanjutkan dengan pengenalan tentang Kunjungan ditutup dengan pemberian cindera mata oleh Pembantu Ketua Promosi STTNAS Drs. Suparyanto,MT, dan ucapan terima kasih SMA Negeri 2 Lampung, Bandar Lampung karena disambut dengan hangat penuh kekeluargaan dan mendapat pengetahuan tentang bagi anak didiknya yang akan melanjutkan studi kuliah di STTNAS Yogyakarta maupun di Yogyakarta.


Tim Mobil Listrik STTNAS kembali berhasil meraih juara pada Kompetisi mobil Listrik Indonesia (KMLI X) di politeknik Negeri Bandung pada 14-17 November 2018. Pada kesempatan ini STTNAS mengirim satu mobil listrik karya mahasiswa dengan nama Speeder Expert dan berhasil meraih juara 2 kategori Pengereman, Juara 1 kategori Daya Tanjak, Juara 1 kategori Kecepatan dan juara umum II. Kompetisi tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana kategori efisiensi di hilangkan karena ada kendala teknis dari pihak panitia.
Prestasi yang diraih oleh para mahasiswa ini tetap membanggakan meskipun sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya yang meraih juara umum I. Hal ini diprediksikan karena terkendala teknologi mekanisme steering yg masih menggunakan teknologi mobil konvensional non power steering sehingga terkendala pada kategori slalom.
Ketua STTNAS Dr. Ir. H. Ircham, M.T mengatakan bahwa STTNAS mendukung penuh upaya Tim Mobil Listrik yang dikelola oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) untuk mampu berkiprah di kompetisi Nasional maupun ke depan maju di ajang internasional. Tim Mobil Listrik STTNAS sebagai salah satu unit kegiatan unggulan di STTNAS memang diharapkan untuk mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa khususnya dalam mewujudkan inovasi-inovasi teknologi yang berkaitan dengan riset mobil listrik.
Support dari kampus membakar semangat HMTM dengan lebih menggiatkan Tim Mobil Listrik Speeder Expert STTNAS yang dipimpin oleh Adi Kiswanto sebagai manager, Rizki Riawan Romadhona dan Fajar Setyadi sebagai mekanik, Saiful Aziz sebagai Elektrik dan Nur Cholis Budi S sebagai Driver untuk berkompetisi di Bandung
Dandung Rudy H, ST, MEng sebagai dosen pembimbing mengatakan bahwa Keunggulan mobil listrik STTNAS dengan mobil listrik perguruan tinggi lain adalah penggunaan transmisi reduksi chain and sprocket dengan perhitungan yang tepat menyesuaikan kontrol yang di pakai dan berat mobil agar di dapat kecepatan dan akselerasi yang di inginkan serta menggunakan 2 buah motor high speed, dilengkapi turbo booster dan 4 buah kapasitor untuk penstabil tegangan disaat terjadi drop tegangan pada accu.
Dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI X) 2018 yang diikuti 24 peserta dari 20 universitas di Indonesia tersebut, keluar sebagai Juara Umum I Universitas Udayana Bali, juara umum II STTNAS Yogyakarta dan juara umum III Polines Semarang.
Keikutsertaan pada ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI X) 2018 berskala Nasional tersebut didorong oleh semangat Tim Mobil Listrik STTNAS untuk berkontribusi pada pengembangan riset pada teknologi mobil listrik sekaligus ingin memberikan kebanggaan kepada almamater STTNAS dan bangsa Indonesia.
Secara terpisah dari tim mobil listrik Speeder Expert STTNAS mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas doa dan dukungannya kepada para sponsor dan Kampus STTNAS, dalam mengikuti Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI X) 2018 di Bandung.