TIM SUPERGEN STTNAS (HMTA) dalam Student Mining Competition 2017. Minespace III di Universitas Hassanudin Makassar.

 

 

Alhamdulillah Tim Super Miner Generations HMTA STTNAS telah berhasil mendapat JUARA I UMUM dalam lomba MINESPACE III 2017 di Universitas Hasanuddin Makassard

Dengan rincian :

  • Juara 1 Surpac
  • Juara 1 Mapping
  • Juara 1 Mine Debate
  • Juara 2 Bench Blasting
  • Juara 2 Written Test
  • Juara 2 Water Quality
  • Juara 3 Joint Measuring
  • Juara 3 Crushing Grinding

Terima kasih untuk semua dukungan dan doanya..
Semoga kemenangan selanjutnya bisa kita pertahankan
Salam Tambang…

STTNAS (15/12) Ketua STTNAS Ir. H. Ircham, M.T. di dampingi beserta jajarannya, menerima sumbangan dana dan alat solat untuk pembangunan Masjid STTNAS, Jumat pagi (15/12), dari Ikatan Alumni Teknik Geologi (IKAGEO) STTNAS di ruang Sidang lantai 3 gedung STTNAS.

Dalam sambutannya Ircham, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan sumbangan dana dan alat sholat untuk masjid tersebut kepada Ketua IKAGEO STTNAS beserta pengurusnya yang hadir secara langsung, juga menyampaikan beberapa pencapaian STTNAS dalam kurun waktu 3 tahun terakhir serta dengan kepedulian dari para alumni IKAGEO atau alumni STTNAS secara keseluruhan mendapat balasan dari Tuhan YME dan selalu di beri kesuksesan.

Acara penyerahan sumbangan dana dan alat sholat untuk pembangunan Masjid STTNAS tersebut ditandai dengan penyerahan sumbangan dan cinderamata antara kedua pihak. Sebelum meninggalkan STTNAS, Ketua IKAGEO STTNAS beserta pengurusnya menyempatkan diri untuk meninjau kondisi nyata Masjid STTNAS.

Salam hangat dari kami untuk IKAGEO STTNAS dan Alumni STTNAS di seluruh NUSANATARA (INDONESIA).

Terima kasih.

                                      

STTNAS mengikuti kegiatan PAMERAN DAN PROMOSI KAMPUS di Temanggung, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh SMA Negeri 1 Candiroto – Temanggung dalam “Edu Fair PTS Se – Jateng 2017” yang di buka oleh Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi. S.Si, M.M.Par Periode Tahun 2013-2018 serta diikuti oleh 30 perguruan tinggi DIY dan Jateng, pelaksanaannya pada tanggal 14 Desember 2017, bertempat di Lapangan SMA Negeri 1 Candiroto, Temanggung.

Dalam pameran ini STTNAS Yogyakarta menampilkan karya mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional yaitu: “Robot Terbang Drone STTNAS” dengan Pilot Drone yaitu: Abdi Gespen mahasiswa Teknik Elektro STTNAS.

Drone STTNAS Yogyakarta adalah robot terbang pengintai peraih Juara 3 dan Juara 2 Tingkat Nasional pada Brawijaya Copter Competition (BCC) 2 tahun terakhir ini, yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang dan satu – satunya Perguruan Tinggi yang tembus 5 besar di Air Drone Competition Di Semarang pada tahun 2015. Drone STTNAS di demo kan di arena pameran dalam bentuk “ATRAKSI KARYA MAHASISWA STTNAS TEKNIK ELEKTRO”. Atraksi ini menyedot perhatian pengunjung siswa/wi, Kepala Sekolah, Guru SMA Negeri 1 Candiroto, Temanggung, dan Wakil Bupati Temanggung.

      

STTNAS mengikuti kegiatan PAMERAN DAN PROMOSI KAMPUS di Wates. Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh MAN 2 Wates dalam “ Edu Fair 2017” yang diikuti oleh 20 perguruan tinggi DIY, pelaksanaannya pada tanggal
13 Desember 2017 dan bertempat di Halaman MAN 2 Wates.

Dalam pameran ini STTNAS Yogyakarta menampilkan karya mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional yaitu“ Robot Terbang Drone STTNAS dengan Pilot Drone yaitu : Abdi Gespen mahasiswa Teknik Elektro STTNAS.

Drone STTNAS Yogyakarta adalah robot terbang pengintai peraih Juara 3 dan Juara 2 Tingkat Nasional pada Brawijaya Copter Competition (BCC) 2 tahun terakhir ini, yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang dan satu – satunya Perguruan Tinggi yang tembus 5 besar di Air Drone Competition Di Semarang pada tahun 2015.

Drone STTNAS di demo kan di arena pameran dalam bentuk “ATRAKSI KARYA MAHASISWA STTNAS Yogyakarta”. Atraksi inimenyedot perhatian pengunjung siswa/wi, Kepala Sekolah, Guru MAN 2 Wates.

 

                                                                                                             

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) kembali mengadakan seminar nasional yang diadakan secara rutin setiap tahunnya yaitu seminar ReTII (Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi) pada hari Sabtu tanggal 9 Desember 2017, Seminar dibuka langsung oleh Ketua STTNAS Ir. H. Ircham, M.T. pada pukul 09.00 WIB, Turut hadir pula ketua YPTN Ir. H. Otto Santjoko, M.T. dalam acara pembukaan seminar ReTII ini.

Tema yang di angkat pada Seminar ReTII ke-12 tahun ini adalah “Optimalisasi Riset Indonesia untuk Memperkokoh Kemandirian Bangsa dan Menjawab Tantangan Dinamika ASEAN Community.“, Sebagai Keynote Speaker Seminar adalah Prof. Dr. Ir. Sri Hardjoko W., MSME, IPU beliau merupakan Guru Besar Teknik Mesin STTNAS Yogyakarta.

Dalam kajiannya Prof. Dr. Ir. Sri Hardjoko W., MSME, IPU mengangkat isu tentang peluang dan tantangan terhadap MEA, MEA atau AEC adalah bentuk kerjasama antar anggota negara-negara ASEAN, dengan diberlakukannya MEA maka dibutuhkan optimalisasi riset untuk memperkokoh kemandirian bangsa dalam menghadapi persaingan MEA tersebut.

Seminar ReTII ke-12 ini diikuti oleh 152 pemakalah dari berbagai disiplin ilmu teknik baik akademisi maupun praktisi dari perguruan tinggi/instansi di Indonesia.

 

Bersaingnya dalam dunia pendidikan menuntut para pengelola perguruan tinggi (PT) terus meningkatkan kualitas dan jejaring. Tindakan itu perlu dilakukan selain untuk mempersiapkan lulusan yang berkualitas dan menunjukan eksis dalam menghadapi persaingan era zaman global.STTNAS bersama Aptisi dan Kopertis Wilayah V Yogyakarta yang di motori oleh Dr.Bambang Supriyadi.CES.DEA.selaku Koordinator Kopertis Wilayah V melakukan Kunjungan Kerjasama ke Negeri China yaitu dalam rangka “Seminar ASEAN – China Forum for Private Higher Education Development and Cooperation”.

Rombongan terdiri dari 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis V Yogyakarta yaitu :

1. STTNAS
2. UJB
3. UMY
4. UAD
5. UST
6. UKDW
7. UMBY
8. STIKES GUNA BANGSA
9. UPY
10. AMY

Menurut Bambang, sejumlah 10 PTS dengan kegiatan tersebut akan menjadi ajang yang efektif, bertukar informasi, menambah wawasan jangka panjang, serta membina hubungan yang lebih erat antara kedua belah pihak yang terlibat. Dimana setelah memasuki era MEA, China menghendaki supaya ada kerjasama antara PTS Negara – negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam , Filipina, Laos dan Vietnam) dengan PTS China. Mou ditandatangani sebagai wujud diawali kerjasama yang dimaksud.

Adapun perwakilan dari Indonesia serta STTNAS yang berangkat pada acara tersebut yaitu:
1.Dr. Ratna Kartikasari S.T, M.T. (Pembantu Ketua I STTNAS)
2.Dr. Hita Pandita, S.T, M.T. (Ka.Kerjasama STTNAS).

Kerjasama dipayungi oleh Aptisi Yogyakarta Kopertis Wilayah V Yogyakarta, yang di peroleh hasil dari kerjasama antara lain:
1.publikasi internasional,
2.student exchange (pertukaran mahasiswa)
3.kerjasama pengembangan ilmu dan teknologi.

Dalam kesempatan pada kunjungan kerjasama ke Negeri China bersama Aptisi dan Kopertis Wilayah V Yogyakarta. Dr. Ratna Kartikasari, S.T., M.T. memaparkan atau menyampaikan tentang STTNAS. Isi presentasinya tentang STTNAS adalah sebagai berikut:

1. Visi dan Misi STTNAS akan menjadikan sebagai salah satu Perguruan Tinggi “ Center of Excellence “ dalam Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS) pada tahun 2026.

2. Produk jurusan teknik yang di miliki oleh STTNAS untuk menunjang, mendorong, melaksanakan program-program pemerintah indonesia di dunia pendidikan, industri serta yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

3. STTNAS telah menjalin kerjasama internasional sejak tahun 1997, yaitu dengan universitas of Tennesse Knoxville USA, universitas New South Wales Australia, National Museum of Nature and Science Tokyo Japan. Dan telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga riset di beberapa negara.

STTNAS mendapatkan komitmen dan telah menandatangani Mou dengan University Of Sanya (perguruan tinggi China).

Hasil tersebut akan di tindak lanjuti tentang bidang-bidang yang dikerjasamakan. “Keberhasilan ini meningkatkan optimisme untuk secara reguler menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerjasama ini agar lebih memperkuat kerja sama di masa mendatang serta perkembangan ilmu dan teknologi dan budaya yang tengah berlangsung membuat semua pihak harus mempersiapkan diri, termasuk Indonesia.

Untuk menyikapi hal tersebut maka kerja sama Internasional mutlak harus dilakukan, menurut Pembantu Ketua 1 STTNAS (Dr. Ratna Kartikasari, S.T., M.T.) hal itu sangat penting untuk menjaga kualitas serta eksistensi perguruan tinggi bangsa ini di dunia Internasional.

humas@sttnas.ac.id

 

Sampah masih jadi persoalan besar di Indonesia. Tak hanya masalah pengelolaan atau penyakit yang mungkin ditimbulkannya, tapi juga masalah perilaku masyarakat yang masih saja membuang sampah sembarangan. Untuk itu, puluhan komunitas dan relawan, tak luput serta komunitas dari EMCI (Elf Mania Community Indonesia), mahasiswa STTNAS yang tergabung Tim Mobil Listrik dan Tim Robotika & Drone STTNAS di kota Yogyakarta bergerak bersama membersihkan sampah dengan tema ‘reresik Malioboro’, pada Selasa Wage, 05 Desember 2017.

Pada kegiatan ini dimulai sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Adapun pembersihan pada penggal Jalan Abu Bakar Ali, sepanjang Malioboro, Margomulyo, Pasar Sore, hingga kawasan titik nol kilometer. “Kerja bakti ini kita fokus pembersihan pot-pot tanaman dari sampah, membersihkan lampu, taman, dan wacananya juga menambah tempat sampah,” jelas Wahyu Bhe salah satu anggota dari EMCI (Elf Mania Community Indonesia) sekaligus mahasiswa Teknik Mesin STTNAS.