Image

Orientasi Studi Pengenalan Mahasiswa Baru (OSPELMAB) bagi mahasiswa baru TA 2016/2017 dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 29 sampai 31 Agustus 2016. Tema OSPELMAB tahun ini adalah “ Berintegritas Jadilah Berkualitas “. OSPELMAB bertempat di Kampus STTNAS dimulai pukul 06.00 WIB dengan diikuti oleh sekitar 800 mahasiswa baru dari 8 program studi.

Acara Orientasi Studi Pengenalan Mahasiswa Baru (OSPELMAB) STTNAS di buka oleh :
Dr. Hill Gendoet, S.T., M.T. (Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan),

Kemudian dilanjutkan jumpa pers oleh awak Sahabat Media STTNAS Yogyakarta di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung STTNAS Yogyakarta yang di hadiri sebagai berikut :

1.Ketua STTNAS : Ir.H.Ircham.MT.
2.Pembantua Ketua III : Dr.Hill Gendoet.ST.MT.,
3.Pembantu Ketua II : Ir.Sukartono.MT.,
4.Ka.Humas STTNAS : Drs.Suparyanto.MT.,
5.Ketua Ospelmab STTNAs.

Dari Sahabat Media STTNAS Yogyakarta yang telah di jalin baik oleh STTNAS Yogyakarta sebagai berikut :

1.TVRI Jogja,
2.Kedaulatan Rakyat,
3.Harian Jogja,
4.Bernas,
5.Tribun Jogja,
6.Radio Edukasi,
7.Suara Merdeka.

Selamat melaksanakan Orientasi Studi Pengenalan Lingkungan Mahasiswa Baru 2016 STTNAS Yogyakarta.

 

14141601_1389854084362632_7933639910604603078_n

14184498_1389854457695928_7464180137298796350_n

14192510_1389854371029270_4160362853267857018_n

14202480_1389854191029288_66048071879277780_n

14183876_1389855944362446_3563003341878254359_n

14079830_1389855637695810_3133834126487125259_n

14142035_1389854757695898_2513208034086500420_n

 

Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Sabtu (29/8) berkunjung dalam rangka melakukan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)  Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS).

Kehadiran tim merupakan tindak lanjut pengajuan borang AIPT STTNAS yang telah diajukan beberapa waktu lalu.

Tiga tim Asesor BAN-PT yang datang melakukan Visitasi AIPT di STTNAS tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Benhard Sitohang, Prof. Dr. Ir. Mursalim dan Prof. Drs. Moltan, M.Sc, Ph.D. Kedatangan tiga delegasi tim Asesor BAN-PT disambut langsung oleh Ketuas STTNAS, Ir. Ircham, M.T., Pembantu Ketua I Dr. Ratna Kartikasari, S.T.,M.T., Pembantu Ketua II Ir. Sukartono, M.T., Dr. Hill G Hartono, S.T.,M.T dan seluruh karyawan di STTNAS.

Ketua STTNAS dalam sambutan pembukaan visitasi AIPT di Auditorium lantai III Gedung Rektorat , mengatakan, kedatangan tim Asesor BAN-PT sudah sangat ditungu-tunggu oleh STTNAS, setelah STTNAS mengajukan proposal AIPT ke BAN-PT beberapa waktu yang lalu.

Sementara, Prof. Dr. Ir. Benhard Sitohang dalam sambutannya mewakili Tim Asesor BANT-PT menyampaikan, kedatangan mereka dalam rangka melakukan visitasi AIPT ke STTNAS adalah untuk melakukan asessmen lapangan dan penyesuaian data isi Borang Akreditasi yang diajukan STTNAS.

“Tugas kami disini hanya meninjau dan membuktikan apakah ada kesesuaian data yang diisi dalam borang atau tidak, kami juga sebagai pengajar, oleh karena itu saya berharap di pandang sebagai kolega,”katanya.

Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.

 

IMG_1213

IMG_1218

IMG_1223

IMG_1240

IMG_1243

IMG_1254

IMG_1265

IMG_1277

IMG_1294

IMG_1301

IMG_1302

 

 

 

Pada tanggal 25 Agustus 2016, sekitar 800 mahasiswa baru STTNAS mengikuti kegiatan pra-OSPELMAB di Rektorat lantai I. Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru untuk mengikuti OSPELMAB yang akan dilaksanakan pada tanggal 29-31 Agustus 2015 dengan tema Berintegritas Jadilah Berkualitas.

Selamat datang adik-adik mahasiswa baru di Kampus STTNAS, selamat menimba ilmu di kampus tercinta.

IMG_1145

IMG_1181

IMG_1169

IMG_1152

IMG_1157

IMG_1178

IMG_1179

 

Job Vacancy

flowchart non paket_Page-1_Page-1

ALUR BIRU_Page-1_Page-1_Page-1

KRS Online Semester Ganjil 2016/2017 dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus s/d 03 September 2016. Tidak ada revisi KRS. Bagi yang tidak melakukan KRS Online maka secara otomatis status mahasiswa pada Semester Ganjil 2016/2017 dinyatakan CUTI/NON-AKTIF.

Upacara memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 diadakan pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2016 bertempat di halaman gedung rektorat dan dimulai pukul 07.30 WIB dengan diikuti oleh dosen dan karyawan STTNAS serta perwakilan mahasiswa.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Ketua STTNAS Ir. Ircham, MT. Dalam amanatnya, Bp. Ircham membacakan sambutan Menristek Mohamad Nasir pada Peringatan HUT RI ke-71  Tahun 2016 yang bertema “Indonesia Kerja Nyata”. Inti amanatnya dalam peringatan 71 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita wujudkan Gerakan Nasional Ayo Kerja Nyata Gelorakan Inovasi di bidang kerja kita masing-masing. Mari kita bekerja nyata ciptakan berjuta produk hasil inovasi  untuk kemajuan Indonesia. Dengan bekerja nyata, sesungguhnya kita merenda masa depan Indonesia – yang maju dan unggul. Dan hanya bangsa yang mampu menghasilkan inovasi akan menjadi bangsa besar yang unggul dan berdaya saing.

Selain membacakan sambutan Menristek Mohamad Nasir, Ketua STTNAS juga mengajak seluruh dosen dan karyawan STTNAS untuk lebih berfikir inovatif,cerdas serta berkomitmen dalam meningkatkan kedisiplinan guna meningkatkan kualitas STTNAS dan terwujudnya visi misi STTNAS.

Selamat bekerja secara nyata dan gelorakan inovasi.  Dirgahayu 71 tahun Indonesia Merdeka!

IMG_0784

IMG_0778

IMG_0777

IMG_0771

IMG_0770

IMG_0793

IMG_20160812_0001

Alumni Teknik Elektro STTNAS Menciptakan Aplikasi Pengendali Dan Pemantau Kendaraan Berbasis Web Pertama Di Indonesia. Kemampuan Syamsul Muttaqqin dalam bidang otomotif dan multimedia tak diragukan lagi. Pria kelahiran 1985 di Dusun Kumbung, Kecamatan Masabagik, Lombok Timur (Lotim) ini berhasil merancang sebuah alat yang mampu mendeteksi kendaraan yang hilang. Alat yang dirancang itu sistem kerjanya berbasis web. SYAMSUL Muttaqqin menempuh jenjang pendidikan Strata satu (S1) mengambil jurusan teknik elektro di Sekolah Tinggi Teknik Nasional (STTNAS) Yogyakarta. Tuntas menempuh S1, kemudian melanjutkan jenjang pendidikan S2 di salah satu universitas terkemuka di Indonesia, Universitas Gajah Mada (UGM) Jogyakarta dengan mengambil jurusan Ilmu komputer. Selesai menuntaskan S2 nya, Syamsul pun memilih pulang ke kampung halamannya untuk mengabdi. Kesehariannya kini dihabiskan sebagai guru multi media di SMK AL-MUJAHIDIN NW KUMBUNG.

Pemahamannya yang mumpuni di bidang elektro dan Informasi Teknologi (IT), membuatnya berhasil menciptakan sebuah alat yang mampu mendeteksi dan mengendalikan kendaraan yang hilang ketika dicuri pelaku Curanmor. Meski temuannya ini sederhana, namun sistem kinerja alat yang dirancang pria berkacamata ini sangat luar biasa.

Alat pendeteksi itu diberi nama sistem pengendali dan pemantau kendaraan berbasis web. Ide cemerlangnya muncul, berawal dari marakanya kasus Curanmor yang terjadi akhir-akhir ini. Ketika kendaraan diambil dan lepas dari tangan pemilik, sangat sulit untuk bisa ditemukan kembali. Dari sinilah, Syamsul mulai berfikir bagaimana bisa membuat alat yang bisa memberikan keamanan bagi kendaraan ketika ditinggal pemiliknya.

Proses pembuatan temuannya itu membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Untuk membuat dan mengembangkan temuannya, Syamsul menghabiskan modal sekitar Rp 1,5 juta. Itu digunakan untuk membeli perangkat khusus bernama Rasbberry –IP dan sejumlah perangkat lainnya. Raspberry Pi ini katanya, bisa ditemukan di toko-toko yang menjual perangkat komputer. “Biayanya cukup terjangkau untuk ekonomi menengah kebawah,” paparnya.

Sistem kerja temuan alat tersebut sepenuhnya menggunakan aplikasi web. Aplikasi web tersebut nantinya akan konek dengan Rasbberry –IP yang dipasang di kendaraan. Pola kerja alat tersebut lanjutnya, ketika motor hilang, sang pemilik bisa mendeteksi keberadaan motornya dengan membuka aplikasi web melalui Handphone atau Laptop dan aplikasi lainnya yang memiliki jaringan web. Dari sanalah pemilik bisa membuka web tersebut. Saat web itu dibuka akan langsung memberikan petunjuk dimana titik koordinat motor yang dicuri. Sehingga pemilik motor itu akan tau posisi motornya yang dibawa pelaku.

Melalui aplikasi web tersebut, pemilik bisa memantau, bahkan mengendalikan motornya itu. Karena didalam web tersebut sudah dirancang program khusus berupa tombol ON dan OF. Jika pemilik menekan tombol OF, secara otomatis motor yang yang dibawa pencuri akan mati dengan sendirinya. Begitu sebaliknya, jika ditekan tombol ON, motor akan kembali hidup dengan sendirinya. “Melalui aplikasi web, kita bisa mematikan kendaraan yang dibawa pelaku. Karena program inilah yang mengirim search web untuk memantau posisi kendaraan,” terangnya.

Dijelaskan, sistem dan kinerja temuannya itu sama tidak terbatas jangkauannya. Meski motor itu dibawa pelaku keluar daerah maupun negara lain, selama sinyal dan jaringan web tetap ada, alat tersebut akan tetap bisa mendeteksi keberadaan motor itu. “Dimanapun dan dibelahan dunia manapun kita tetap bisa pantau dengan alat ini, asalkan tetap ada sinyalnnya,” ungkap Syamsul.

Temuannya ini klaim Syamsul, tercanggih dan pertama kali ditemukan di Indonesia. Meski sebelumnya ada yang mengembangkan program serupa, namun jauh berbeda dengan temuannya ini. “Kalau memantau lewat SMS ada sih, tapi kemampuan mendeteksi motor yang hilang terbatas. Beda dengan temuan saya ini, daya jelajahnya tidak terbatas,” bangganya.

Kedepan, dirinya akan terus mengembangkan temuannya agar semakin canggih. Bahkan dirinya juga berencana bekerjasama dengan pihak kepolisian. Dengan temuannya itu diharapkan bisa membantu kepolisian untuk mencari motor yang hilang. “Saya berharap alat ini juga nantinya bisa dimiliki masyarakat luas. Sehingga bisa membantu mereka untuk mencari motor yang hilang,” pungkasnya. (*)

13938344_1372348092779898_5004856541042773952_n

13876276_1372348022779905_2465201982337232360_n

Pengumuman Batas Akhir Pendaftaran