Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) Yogyakarta kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Robot Line Follower Arcepancer karya mahasiswa (STTNAS) meraih juara 1 nasional pada Kompetisi Line Follower Tingkat Nasional 2015, yang diselenggarakan pada tanggal 20 Desember 2015 di Universitas Kanjuruhan Malang dan di ikuti oleh 30 peserta dari berbagai perguruan tinggi se indonesia.

Humas STTNAS Yogyakarta “Dian Sulistyo A kepada surat kabar jogja menyebutkan, Robot Line Follower Arcepancer merupakan karya nyata inovatif dan kreativitas mahasiswa STTNAS oleh Akhmad Akpin, Hakim Yuliansyah, dan Ahmad Prihandono. Robot Line Follower Arcepancer di desain dan produksi di Laboratorium Robotic Kampus STTNAS Yogyakarta, “ Berhasilnya Tim STTNAS dalam menjuarai kejuaraan Robot Line Follower Tingkat Nasional ini merupakan kebangggan tersendiri dan hal tersebut membuktikan eksistensi STTNAS Yogyakarta dalam dunia pendidikan”ucapnya.

Selanjutnya ketua Ketua STTNAS Ir. H. Ircham, M.T mengatakan “Saya mengucapkan salut dan bangga atas prestasi mahasiswa yang dapat meraih juara 1 nasional 2015 dalam kompetensi bergengsi di Kompetisi Line Follower Indonesia Tingkat Nasional 2015, kembangkan terus karyamu untuk negeri ini” selanjutnya Ir. H. Ircham mengatakan “Robot Line Follower Arcepancer kedepan dapat sebagai alternatif inovasi sebagai alat aktivitas distribusi barang dan diimplementasikan dalam dunia industri terutama dalam distribusi serta mendeteksi suatu benda yang dituju.

“Selamat untuk Team Robot Line Follower Arcepancer STTNAS Yogyakarta”

1915471_1207637819250927_458800813129519947_n

1933838_1207637229250986_6774274394782260103_n

856368_642317172575229_1725813911639543850_o

1618597_1207637219250987_977621620010666138_n

Alumni Jurusan Teknik Sipil STTNAS mengadakan Reuni Akbar sekaligus membentuk Ikatan Keluarga Alumni Teknik Sipil STTNAS ( Ikateks ). Reuni akbar ini adalah reuni yang pertama kalinya diadakan setelah 40 tahun sejak berdirinya ATNAS ( Akademi Teknik Nasional ) pada Tahun 1973. Hingga sekarang menjadi STTNAS.

Acara yang diberi tema “Indahnya Membangun Silahturahmi Menuju 5 Dekade Teknik Sipil” itu dilangsungkan pada hari Sabtu, 26 Desember 2015 Di Kampus STTNAS Yogyakarta Babarsari. Acara Reuni Akbar ini menghimpun alumni dari angkatan 1975 – 2015. Reuni Akbar ini bertujuan membentuk ikatan alumni yang solid & bersinergi yang selanjutnya di himpun ke dalam suatu wadah bernama Ikatan Alumni Teknik Sipil STTNAS yang disingkat IKATEKS ujar “Resdiansyah” yakni Ketua Keluarga Alumni ATNAS-STTNAS periode 2015-2019.

Menurut Ketua STTNAS Ir. H.Ircham, M.T. sumbangsih dari para alumni jurusan Teknik Sipil STTNAS secara informal sudah terbukti nyata, namun wadah yang baik & terorganisir dengan rapi akan lebih memperkuat lagi ikatan antar alumni sekaligus mampu mendorong perkembangan jurusan ini agar lebih baik lagi ke depannya dan ke depan STTNAS bersiap membuka program S2, adapun menyongsong masyarakat ekonomi Asean (MEA). STTNAS sudah mengirimkan tenaga pengajarnya meneruskan studi di luar negeri dan mendorong mahasiswa berkompetisi di bidang inovasi teknologi.

DSC_0394

DSC_0414

DSC_0411

DSC_0340

DSC_0392

Setelah selama 1,5 bulan mahasiswa melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di 2 desa yaitu Desa Sampang dan Desa Serut, maka pada hari Selasa, 22 Desember 2015 dilakukan penarikan mahasiswa oleh Pembantu Ketua I beserta Panitia KKN (Kuliah Kerja Nyata) Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. Acara penutup kegiatan KKN di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 – 14.00 WIB, Tampak hadir dalam upacara tersebut Perwakilan Camat Gedangsari dan seluruh jajarannya, Kepala Desa Sampang (Tugino), Desa Serut, para kepala dukuh, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan seluruh mahasiswa peserta KKN.

Dalam Sambutan Pembantu ketua I (Sutrisna, S.T., M.T.) serta laporan Ketua KKN (Dulhadi, S.T., M.T.) menyampaikan ungkapan perasaan bangga kepada mahasiswa dan rasa terima kasih kepada Perwakilan Camat Gedangsari beserta seluruh jajarannya dengan diberikannya kesempatan melaksanakan KKN di Kecamatan tersebut. Tentu saja banyak pengalaman dan kenangan tersendiri selama 1.5 bulan melaksanakan KKN bagi mahasiswa tersebut, ungkap dosen yang berlatar belakang ilmu teknik Mesin dan teknik Elektro STTNAS tersebut.

Selanjutnya sambutan dari Perwakilan Camat Gedangsari dan seluruh jajarannya menyerahkan kembali mahasiswa peserta KKN (Kuliah Kerja Nyata) periode semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Perwakilan Camat Gedangsari juga menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa peserta KKN apabila selama melaksanakan KKN di Kecamatan Gedangsari terdapat hal-hal yang membuat tidak berkenan di hati para mahasiswa. Waktu yang hanya 1.5 bulan barangkali memang terlalu singkat untuk sebuah kegiatan KKN namun ke depannya semoga pelaksanaan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta selanjutnya dapat berjalan dengan lebih baik, tambahnya.

Pada kesempatan ini diserahkan pula laporan hasil kegiatan selama mahasiswa melaksanakan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) periode semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 di 2 desa yaitu Desa Sampang dan Desa Serut oleh Pembantu Ketua I STTNAS kepada Perwakilan Camat Gedangsari dan seluruh jajarannya. Sebagai penutup acara dibacakan doa yang dipimpin oleh salah satu Perangkat desa Sampang dan setelah acara usai dilanjutkan dengan foto bersama bagi Perwakilan Camat Gedangsari dan seluruh jajarannya, Kepala Desa Sampang (Tugino), Desa Serut, para kepala dukuh, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan seluruh mahasiswa peserta KKN.

10639510_1207827625898613_7933891524607726182_n

12369209_1207827685898607_2309568895015230597_n

1185457_1207827485898627_3217721430153797167_n

12376161_1207827502565292_2611272235112095667_n

10592773_1207827602565282_7471015418642450500_n

 

10464333_1207827909231918_3846575353400700681_n

Image

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) kembali mengadakan seminar nasional yang diadakan secara rutin setiap tahun yaitu seminar ReTII (Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi) pada hari Sabtu tanggal 19 Desember 2015, Seminar dibuka langsung oleh Ketua STTNAS Ir. H. Ircham, M.T. pada pukul 08.00 WIB, Turut hadir pula ketua YPTN Ir. H. Otto Santjoko, M.T. dalam acara pembukaan seminar ReTII ini.

Tema yang di angkat pada Seminar ReTII ke-10 tahun ini adalah “Manajemen Energi : Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.”, Sebagai Keynote Speaker Seminar adalah Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc yang merupakan guru besar salah satu universitas di bandung (ITB) dan Ketua Indonesian Mining Institute (IMI).

Dalam kajiannya Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc mengambil judul “Ketahanan Energi di Bidang Batubara Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan”,  Irwandy mengatakan Dalam bauran energi nasional, pemanfaatan sumber energi batubara saat ini paling besar bagiannya dibandingkan dengan jenis sumber energi lainya. Sebagian besar pembangkit listrik di Indonsesia saat ini masih menggunakan batubara sebagai energi utama, maka sumberdaya energi batubara memegang peranan penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Seminar ReTII ke-10 ini diikuti oleh 157 pemakalah dari berbagai disiplin ilmu teknik baik akademisi maupun praktisi dari perguruan tinggi/instansi di Indonesia antara lain : UPN”Veteran Yogyakarta”, UGM, UNDIP, Universitas Jendral Soedirman, UAJ Manado, BATAN, UAD, UJB, STTA, dan lain-lain.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil ( HMTS STTNAS ) Yogyakarta akan mengadakan kegiatan Reuni akbar ATNAS-STTNAS yang  pertama kali diselenggarakan oleh Himpunan MahasiswaTeknik Sipil STTNAS, dalam rangka silahturahmi alumni ATNAS-STTNAS dari angkatan 1971-2010. Kegiatan ini diselenggarakan dikampus STTNAS Yogyakarta pada hari sabtu tanggal 26 Desember 2015, bertempat di auditorium gedung rektorat Pietoyo Soekarbowo lantai 1 STTNAS Yogyakarta.
ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil mengharapkan Reuni Akbar dapat mempererat tali silahturahmi kekeluargaan antar alumni sejak Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) berdiri, yang nantinya dapat membentuk suatu sinergi yang berkesinambungan antar alumni dan juga anggota HMTS, selain untuk mempererat tali silahturahmi, moment ini akan dipilih ketua IKATEKS ( Ikatan Keluarga Teknik Sipil ) STTNAS Yogyakarta, dalam kegiatan nantinya akan di isi oleh UKM musik, sarasehan dan penampilan tarian daerah tari saman.

12314701_1714387295461761_8801353804086635065_o

Satu unit drone karya mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS), di berangkatkan ke semarang untuk mengikuti Race Drone Competition yang pertama di Semarang. Race Drone Competition akan di selenggarakan pada 19 Desember 2015 di Universitas Diponegoro Semarang.

Ketua STTNAS, Ir. H. Ircham, M.T. Rabu (16/12/15) mengungkapkan tahun lalu dalam Brawijaya Copter Competition ke-2 Drone STTNAS mendapat Juara III Tingkat Nasional, drone tersebut adalah karya mahasiswa STTNAS yaitu: Abdi Gespen (Koordintor Tim) dan Anggota Tim Gilang R dari jurusan teknik elektro, Oleh karena itu di harapkan pada kompetisi di Semarang kali ini Drone STTNAS dapat memboyong kembali piala juara.

Ir. H. Ircham, M.T. mengatakan karya mahasiswa STTNAS merupakan karya yang memiliki manfaat yang lebih nyata, Drone STTNAS adalah karya nyata inovatif mahasiswa STTNAS dalam usaha mendukung pemerintah untuk pemantauan daerah terpencil yang sulit di jangkau, memantau & memberikan informasi lalu lintas serta pemetaan lapangan. Kami memberikan dukungan dan ruang bagi pengembang karya kreativitas mahasiswa, karena hal tersebut juga mencerminkan kualitas pendidikan yang ada di kampus. Selain itu untuk menunjukan kualitas para generasi muda yang dapat di perhitungkan.”ujarnya.

IMG_7238

IMG_7227

IMG_7231

Dalam rangka menumbuhkan dan mengasah kemampuan jurnalistik, Kampus STTNAS mengadakan pelatihan jurnalistik pada hari Sabtu dan Minggu 12 -13 Desember 2015, Pelatihan ini diadakan di Taman Eden Kaliurang Yogyakarta dengan di hadiri 32 peserta, diantaranya Mahasiswa, Karyawan dan Dosen STTNAS. Pada pelatihan ini STTNAS Menghadirkan pemateri dari Lembaga Pelatihan Jurnalistik Jogjakarta (LPJJ), Wartawan KR, Wartawan Bernas, dan Wartawan Tempo, adapun materi yang di sampaikan oleh pemateri antara lain tentang pengenalan jurnalistik, pengenalan media online, feature news, Straight News, teknik fotografi maupun editing. Selain Disampaikan materi-materi tersebut, peserta juga melakukan praktek langsung dengan mencari berita di sekitar kawasan wisata kaliurang dengan begitu diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut mahasiswa, karyawan dan dosen dapat menuliskan berita sesuai dengan aturan – aturan jurnalistik.

DSC_0216

DSC_0221

DSC_0245

DSC_0246

DSC_0498

DSC_0501

 

poster_wirausaha mandiri_tahap 2

Image