Jurusan Teknik Sipil mengadakan syukuran bagi para lulusannya yang baru saja diwisuda pada Wisuda STTNAS Periode I Tahun ajaran 2014/2015. Syukuran diadakan ada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2015 pukul 12.00 WIB di Lantai 5 Gedung Rektorat STTNAS dengan dihadiri para wisudawan wisudawati dan para mahasiswa Teknik Sipil turut hadir juga Ketua Jurusan Teknik Sipil Marwanto, ST, MT dan Ketua STTNAS Ir. H. ircham, MT.

Rangkaian acara syukuran adalah sambutan dari Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ketua STTNAS, Ketua HMTS dan wisudawan yang meraih predikat cum laude. Sebagai puncak acara adalah pemotongan tumpeng oleh Ketua Jurusan kemudian diserahkan kepada 3 wakil wisudawan.

Pada wisuda periode ini program studi Teknik Sipil meluluskan 9 wisudawan dan 1 wisudawati. Wisudawan Teknik Sipil yang meraih predikat cum laude sekaligus wisudawan terbaik adalah Arhad Hartadi dengan IPK 3,72.

ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

107_0745

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Wisuda periode I tahun ajaran 2014/2015 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2015 di Audiotorium Ir. H. Pietoyo Sukarbowo Kampus STTNAS.

Pada periode ini diwisuda 116 wisudawan dengan perincian, jenjang Sarjana Strata 1 (S1) : Teknik sipil 10 orang, Teknik Mesin 20 orang, Teknik Elektro 20 orang, Teknik Geologi 21 orang, Teknik Perencanaan Wilayah & Kota 6 orang dan Teknik Pertambangan 29 orang. Sedangkan untuk lulusan jenjang Diploma III (D-III) : Teknik Mesin 10 orang.

Pada wisuda periode ini, wisudawan yang meraih predikat cum laude adalah Arhad Artadi (Prodi Teknik Sipil S-1 nomor mahasiswa : 110011010, Muthmainah Malik (Prodi Teknik Geologi S-1 nomor mahasiswa : 410010062) dan Septhina Umi Latifah (Prodi Teknik Geologi S-1 nomor mahasiswa : 410010043).

Sedangkan yang memperoleh penghargaan sebagai wisudawan terbaik masing-masing program studi adalah :

  1. Teknik Mesin S-1 : Muhammad Rafiq (210010035)
  2. Teknik Sipil S-1 : Arhad Artadi (110011010)
    Teknik Elektro S-1 : Widian Cahyo Kinasih (310010022)
    Teknik PWK S-1 : Ridho Pamungkas (610009003)
  3. Teknik Geologi S-1 : Muthmainah Malik (410010062)
    Teknik Pertambangan S-1 : Theresia Salembun (710010080)
    Teknik Mesin D-III : Dian Chrisna Putra (200010014)

 

SONY DSC

10644510_827220390704525_4254175517250249207_o

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

10649080_827220357371195_7820668827321354940_o

 

 

 

 

 

Sebagai kelanjutan dari Seminar Nasional “Dinamika Geologi Perbukitan Kulon Progo” yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2015, pada keesokan harinya pada hari Minggu tanggal 15 Maret 2015 diadakan field trip ke lokasi-lokasi pengamatan di Kulon Progo bagian Timur. Field Trip dimulai pukul 08.00 WIB dengan tujuan 6 lokasi pengamatan.

Lokasi-lokasi pengamatan dipilih karena dinilai cukup ideal untuk mewakili berbagai permasalahan geologi daerah Pegunungan Kulon Progo atau Pegunungan Wetan Bogowonto. Pada setiap lokasi pengamatan diberikan uraian singkat dan beberapa permasalahan umum maupun spesifik sehingga para peserta dapat mengkaji dan memberikan argumentasinya masing-masing sesuai dengan kepakarannya.

Rute lokasi pengamatan dari 1 sampai 6 merupakan lintasan yang relatif dengan arah utara-selatan, berikut ini lokasi-lokasinya :

Lokasi pengamatan 1 di jalan sebelah barat Dusun Degan 2. Lokasi pengamatan ini memberikan gambaran bentang alam sisi timur Pegunungan Kulon Progo bagian tengah.

Lokasi pengamatan 2 di bawah jembatan Kali Serang, Niten, Karanganyar, Giripurwo, Girimulyo. Pada lokasi pengamatan ini para peserta diajak turun ke Kali Serang untuk melihat Singkapan kontak Formasi Andesit Tua dengan Formasi Sentolo.

Lokasi pengamatan 3 di dasar Kalisonggo, Dusun Kalisonggo, Pendoworejo, Girimulyo. Lokasi pengamatan ini menunjuk pada keberadaan batuan intrusi dangkal Kalisonggo.

Lokasi pengamatan 4 di dasar dan tebing Kali Puru, Pendoworejo, Girimulyo. Lokasi ini merupakan singkapan batuan sedimen penyusun Formasi Nanggulan.

Lokasi pengamatan 5 di dasar dan tebing Kali Clumprit, Bangunan Selokan Kalibawang. Lokasi ini menunjukkan tanah yang sering bergerak sehingga dibangun undak untuk menahan gerakan tanah dari endapan koluvial yang cukup tebal mencapai 5 meter.

Lokasi pengamatan 6 di dusun Ngentak, Banjararum, lokasi ini berupa bukit yang disusun oleh batu gamping warna putih cerah.

Pada pukul 15.00 WIB field trip selesai dan para peserta kembali ke Kampus Lapangan Kulon Progo.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

 

Jurusan Teknik Mesin melakukan modifikasi pada  mesin CNC TU-3A (CNC mesin frais) yang sudah digunakan praktikum sejak tahun 1997 sehingga mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki lagi. Modifikasi meliputi penggantian prosesor dan motor penggeraknya. Prosesor yang sebelumnya adalah EMCO yang merupakan prosesor CNC untuk training/pelatihan diganti menjadi SELCO yang merupakan prosesor CNC untuk produksi. Modifikasi mesin CNC ini ditangani oleh B SPEC Teknika Sentosa dari Solo.

Sebagai tindak lanjut dari modifikasi adalah pelatihan pengoperasian dan perawatan kepada dosen dan karyawan STTNAS yang akan menangani mesin CNC itu. Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari pada tanggal 10 sampai 13 Maret 2015 pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Bertindak sebagai trainer adalah Bp. Rendra Wijayanto dan Bp. Deni Khairul Amrie dari B SPEC Teknika Sentosa.

Selain melakukan pelatihan pada mesin CNC 3A, dilakukan pendalaman materi pada mesin CNC jenis mesin bubut yang baru saja dibeli dan sudah diadakan pelatihan sebelumnya yaitu CNC CK6130S.

105_0713

105_0714

105_0715

105_0716

105_0717

105_0728

105_0730

105_0733

105_0735

pkm gt

Masih dalam rangka Dies Natalis STTNAS ke-42 diadakan seminar nasional dengan tema “Dinamika Geologi Perbukitan Kulon Progo”. Seminar dilaksanakan selama 2 hari pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 14 dan 15 Maret 2015 di Kampus Lapangan Kulonprogo. Peserta seminar berjumlah 118 peserta yang merupakan para mahasiswa, akademisi dan praktisi geologi dari seluruh Indonesia diantaranya dari UGM, Unsoed, UPN, IST Akprind, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Universitas Kutai Kartanegara Kaltim, Politeknik Geologi Pertambangan AGP, LIPI dan Dinas PUP-ESDM DIY.

Seminar dimulai pukul 09.00 WIB dengan dibuka oleh Ketua STTNAS Ir. H. Ircham, MT dilanjutkan dengan perkenalan Kampus Lapangan STTNAS oleh Ketua Jurusan Teknik Geologi Winarti, ST, MT.

Seminar dibagi menjadi 2 sesi, sebagi pemateri sesi pertama adalah Dr. Ir. Ev. Budiadi, MS (dosen Teknik Geologi STTNAS) dengan materi “Peranan Tektonik dalam Mengontrol Geomorfologi Daerah Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta”. Pemateri berikutnya adalah Dr. Ir. Eko Budi Lelono dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Bumi “LEMIGAS” yang menyampaikan materi “Studi Planologi Formasi Nanggulan Kulon Progo, Yogyakarta”. Bertindak sebagai moderator seminar sesi I adalah Dr. Hita Pandita, ST, MT (dosen Teknik Geologi STTNAS).

Seminar sesi II menampilkan 4 pemateri yaitu Ir. Wartono Rahardjo (pensiunan Lektor Kepala jurusan Teknik Geologi UGM) dengan materi “Dinamika Perkembangan Peta Geologi Daerah Kulon Progo, DIY” dan Prof. (Riset) Dr. Ir. Sutikno Bronto dari Pusat Survei Geologi, Badan Geologi Kementrian ESDM dan Dr. Hill. G. Hartono, ST, MT (dosen Teknik Geologi STTNAS) dengan materi “Gunung Api Purba di Pegunungan Kulon Progo Yogyakarta”.

Sebagai pemateri terakhir adalah T. Listyani R A, ST, MT dan Ir. Dianto Isnawan, MT (dosen Teknik Geologi STTNAS) yang menyampaikan materi “Sumber Daya Lingkungan Geologi Perbukitan Kulon Progo”. Moderator seminar sesi II adalah Ir. Setyo Pambudi, MT (dosen Teknik Geologi STTNAS).

Para peserta dan pemateri seminar menginap di Kampus Lapangan STTNAS dan pada keesokan harinya akan melaksanakan Field Trip ke lokasi-lokasi yang telah dibahas pada seminar. Pada malam hari, para peserta dan pemateri seminar dihibur dengan pementasan musik Koes Plus.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

 

Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) menyelenggarakan Sarasehan Geologi Populer pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2015 pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Teknik Geologi. Sarasehan bertempat di Gedung Rektorat STTNAS lantai 5 dengan tema “Memuliakan Warisan Bumi Indonesia”.

Sarasehan itu mengundang 3 pemateri yaitu Ir. Sri Sayudi dari BPPTKG, Dr. Hanik Humaida dari BPPTKG dan Ir. Supriyatna dari Badan Geologi Kementrian ESDM. Ada juga dosen Teknik Geologi STTNAS yang menjadi pemateri yaitu Dr. Ir. Hill Gendoet Hartono, MT dengan tema materi “Gunung Api Purba dan Cara Mendekatinya”.

Hadir juga pada sarasehan itu perwakilan dari IJOG (Indonesian Journal on Geoscience),  majalah yang mempublikasikan jurnal-jurnal Geologi secara internasional.

Pada sarasehan itu diadakan juga pembagian buku dari pemateri seminar. Dari buku-buku yang dibagi ada satu buku yang penulisnya hadir pada sarasehan yaitu Ir. Supiyatna dan Ayu Wulandari yang menulis buku “Bumi Dieng”.

105_0719

105_0727

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

PKM III

Peresmian Kampus Lapangan STTNAS yang terletak di Dusun Degan II, Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2015 pukul 08.00 WIB oleh Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG (K). Turut hadir pula pada peresmian tersebut Koordinator Kopertis Wilayah V  Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA, pimpinan perguruan tinggi, jajaran pemerintahan setempat seperti Camat, Lurah, Kapolsek dan Danramil, serta warga masyarakat Dusun Degan.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kulon Progo dan pembukaan kain selubung nama gedung Prof. Dr. Sartono oleh Koordinator Kopertis Wilayah V. Pada peresmian ini dilakukan juga penyerahan gedung secara simbolis dari YPTN kepada STTNAS, dilanjutkan penanaman pohon sawo kecik oleh Ketua YPTN dan Ketua STTNAS Yogyakarta.

Kampus Lapangan STTNAS menempati areal seluas 2900 meter persegi dan pembangunannya dilaksanakan secara swakelola oleh dosen-dosen STTNAS. Kampus Lapangan Kulon Progo merupakan kebanggaan tersendiri bagi STTNAS karena merupakan salah satu Kampus Lapangan untuk jurusan Teknik Geologi dari 3 kampus lapangan lain di Indonesia. Dua kampus lapangan lain yaitu Kampus Lapangan di Bayat merupakan kerja sama Pertamina dan UGM, serta Kampus Lapangan di Karang Sambung merupakan kerja sama LIPI dan ITB, sedangkan Kampus Lapangan STTNAS dibangun dan dikelola secara mandiri oleh STTNAS.

Acara peresmian diliput oleh 2 stasiun televisi nasional yaitu TVRI dan JogjaTV.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC